Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Sulit Pasokan BBM, Sejak 2007 Kota Agats Gunakan Kendaraan Listrik
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Sulit Pasokan BBM, Sejak 2007 Kota Agats Gunakan Kendaraan Listrik
Tech News

Sulit Pasokan BBM, Sejak 2007 Kota Agats Gunakan Kendaraan Listrik

Karena hambatan distribusi yang menyebabkan kesulitan pasokan bahan bakar minyak (BBM), Kota Agats di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, sejak 2007  mulai beralih menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle).

Last updated: Rabu, 25 Januari 2023, 11:26 AM
By Raka Morris
Share
1 Min Read
Motor listrik lalu lalang di Kota Agats, Kab. Asmat, Papua Selatan. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) – Karena hambatan distribusi yang menyebabkan kesulitan pasokan bahan bakar minyak (BBM), Kota Agats di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, sejak 2007  mulai beralih menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle).

“Pemerintah pusat dapat memberikan penghargaan bagi Kab. Asmat yang sudah membantu mengurangi penggunaan BBM,” papar Djoko Setijowarno, pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata, Semarang, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/1/2023).

Menurut dia, daerah-daerah lain di Indonesia yang kesulitan distribusi BBM dapat mencontoh Kab. Asmat dengan beralih menggunakan kendaraan listrik. “Kendaraan listrik dapat digunakan untuk transportasi lokal,” katanya.

Baca juga: 4.000 Kendaraan Listrik Lalu Lalang di Kota Agats, Papua Selatan.

Djoko mengatakan rencana Kementerian Perindustrian memberikan subsidi mobil hybrid sebesar Rp 40 juta, mobil listrik berbasis baterai Rp 80 juta, motor listrik Rp 8 juta, dan motor listrik hasil konversi Rp5 juta, sebaiknya tidak diberikan untuk konsumen kendaraan listrik di perkotaan, apalagi di Pulau Jawa.

“Berikanlah ke daerah-daerah yang kesulitan mendapatkan BBM.  Sarankan warganya menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas lokalnya,” paparnya.

Pengajar di Program Studi Teknik Sipil, Unika Soegijapranata, itu menyebutkan untuk kawasan perkotaan, subsidi kendaraan lisrtik sebaiknya diberikan guna membenahi transportasi umum dengan menggunakan bus listrik.

 

 

You Might Also Like

Selamat Datang “Ijazah Blockchain”

Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi

5 Ide Bisnis Sampingan Modal Kecil yang Bisa Dimulai Sekarang

Hati-Hati di Dunia Maya: Kenali Ciri-Ciri Situs Web Penipuan Sebelum Terlambat

TAGGED: electric vehicle, Kabupaten Asmat, kendaraan listrik, Kota Agats, Papua Selatan
Raka Morris 25 Januari 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Teh Hijau, Kunyit, Jahe dan Lidah Buaya Ternyata Bisa Redakan Nyeri Sendi
Next Article Lieus Sungkharisma: Sosok Kritis Itu Telah Pergi
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Keluarga Desil 1 Hingga 4 Berpeluang Jadi Penerima PKH
Benarkah Dedi Mulyadi Bakal Tak Terbendung di Pilpres 2029…
Menakar Peluang Gibran di Pilpres 2029
Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?