Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Fenomena Lubang Misterius di Blitar: Sungai Tiba-tiba Hilang Ditelan Bumi
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Fenomena Lubang Misterius di Blitar: Sungai Tiba-tiba Hilang Ditelan Bumi
Publik

Fenomena Lubang Misterius di Blitar: Sungai Tiba-tiba Hilang Ditelan Bumi

Last updated: Sabtu, 9 November 2024, 11:52 AM
By Sri Rejeki Handayani
Share
2 Min Read
SHARE
BLITAR, Jawa Timur: Lubang mendadak muncul di aliran Sungai Kalisat Tenggong, Dusun Kaliandong, Desa Dawuhan, Blitar, Jawa Timur. Lubang berdiameter 1,5 meter dengan kedalaman 10 meter ini menyedot seluruh air sungai yang ketinggiannya 15–20 cm, sehingga air habis dalam lima jam. Menurut Kepala BPBD Blitar Ivong Berttryanto, lubang tersebut menyebabkan fenomena hilangnya air sungai secara misterius.

Fenomena ini dikenal sebagai sinkhole, yang biasanya terbentuk di wilayah dengan batuan kapur. Koordinator Mitigasi Gempa dan Tsunami PVMBG, Supartoyo, menjelaskan bahwa sinkhole terjadi akibat pelarutan batu kapur yang mungkin mengalami patahan. Ahli geologi UGM, Wahyu Wilopo, menambahkan bahwa kawasan karst di Jawa Timur memang rentan terhadap sinkhole, terutama daerah dengan batuan kapur yang mudah larut oleh air.

Jawa Timur termasuk wilayah yang banyak memiliki topografi karst, mulai dari Yogyakarta hingga Blitar. Proses karstifikasi yang terus menerus terjadi, di mana batu kapur larut oleh air, menyebabkan pembentukan gua bawah tanah yang dapat memicu munculnya sinkhole di permukaan. Fenomena ini kerap terlihat di musim hujan, saat air hujan meresap ke tanah dan mempercepat pelarutan batuan kapur.

Eko Soebowo, Peneliti Utama di BRIN, menjelaskan bahwa sinkhole biasanya terlihat lebih sering saat musim hujan karena air hujan mempercepat pelarutan batuan kapur. Batu kapur tersebar luas di Indonesia, termasuk di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Papua, sehingga potensi sinkhole perlu diperhatikan. Pemerintah juga berencana mengirim tim untuk mempelajari lebih lanjut fenomena ini, terutama di wilayah Blitar, guna mendukung mitigasi bencana.

You Might Also Like

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang

Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi

Mulai 2026, Dokumen Tanah Adat Tidak Berlaku Lagi Sebagai Bukti Kepemilikan

Pemekaran Besar di Jawa Barat, 5 Provinsi Baru Siap Lahir?

TAGGED: Blitar, fenomena geologi, jawa timur, lubang misterius, sains, sungai hilang
Sri Rejeki Handayani 9 November 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kenaikan Gaji Guru Rp 2 Juta di 2025: Siapkah Semua Guru Dapat Kenaikan?
Next Article Gebrakan Besar! Prabowo Bentuk Badan Intelijen Keuangan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?