JAKARTA (Sketsa.co) — Terlambat bicara atau delay speech adalah kondisi ketika anak tidak dapat berbicara dengan lancar pada usia yang diharapkan.
Biasanya, anak-anak mulai berbicara pada usia 2 tahun dengan kata-kata sederhana, dan kemudian berkembang menjadi kalimat yang lebih kompleks.
Namun, anak dengan delay speech mungkin tidak bisa mencapai tonggak perkembangan bahasa ini pada waktunya.
Penyebab delay speech dapat bervariasi, termasuk faktor genetik, lingkungan, dan masalah medis. Beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan delay speech termasuk gangguan pendengaran, masalah perkembangan otak, dan kondisi neurologis seperti cerebral palsy.
Penanganan untuk delay speech biasanya melibatkan terapi wicara, yang dapat membantu anak mengembangkan kemampuan bahasa mereka.
Terapi ini dapat mencakup latihan berbicara, latihan mendengarkan, dan berbagai aktivitas untuk membantu anak memahami dan menggunakan bahasa dengan lebih baik.
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merujuk anak ke ahli terapi wicara (bicara) atau dokter spesialis lain untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Anak Autis Makin Banyak, Begini Tanda-tanda Autisme
Selain terapi wicara, ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak mereka mengatasi delay speech, seperti berbicara kepada anak dengan jelas dan memperluas kosakata mereka, membaca buku bersama, dan memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan anak lain. Hal ini dapat membantu anak meningkatkan kemampuan bahasa mereka dan merangsang perkembangan bahasa secara alami.
Untuk memastikan apakah anak Anda memang hanya terlambat bicara atau itu merupakan bagian dari gejala autisme, perlu konsultasi kepada dokter ahli, terutama dokter ahli tumbuh kembang anak.

