Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Mengenal Down Syndrome dan Gejalanya
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Mengenal Down Syndrome dan Gejalanya
KesehatanPublik

Mengenal Down Syndrome dan Gejalanya

Penting untuk diingat bahwa individu dengan DS adalah individu yang unik dan mampu berkontribusi dalam masyarakat. Oleh karena itu, dukungan keluarga, teman, dan masyarakat sangat penting dalam membantu individu dengan DS mencapai potensinya yang penuh.

Last updated: Minggu, 9 April 2023, 3:27 AM
By Siti Mutawaliah
Share
1 Min Read
Katie dan Ralph, dua bintang TV BBC penyandang down syndrome. (Foto: https://disabilityhorizons.com)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Down syndrome (DS) adalah suatu kelainan genetik yang disebabkan oleh adanya salinan tambahan kromosom ke-21 pada setiap sel tubuh.

Gejala utama penyandang DS meliputi:

  1. Keterlambatan perkembangan motorik dan kognitif
  2. Bentuk wajah yang khas, dengan mata yang cenderung miring ke atas (menyipit) dan sudut mulut yang cenderung turun
  3. Ukuran kepala yang lebih kecil dari rata-rata
  4. Kepala yang bulat dan leher yang pendek
  5. Gangguan kesehatan seperti masalah jantung, pendengaran, penglihatan, dan sistem pencernaan

Penyebab dari DS adalah terjadinya kesalahan saat pembentukan sel telur atau sperma pada saat pembuahan. Kromosom ke-21 yang seharusnya ada dua salinan, namun pada kasus DS terdapat tiga salinan.

Terapi untuk penyandang DS tergantung pada gejalanya. Terapi fisik, terapi bicara dan terapi pendidikan dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif pada individu dengan kelainan genetik bawaan tersebut.

Baca juga: Pubertas Kedua Hanyalah Mitos

Selain itu, perawatan medis juga diperlukan untuk mengatasi masalah kesehatan yang terkait dengan kondisi anak yang menyandang DS.

Penting untuk diingat bahwa individu dengan DS adalah individu yang unik dan mampu berkontribusi dalam masyarakat.

Oleh karena itu, dukungan keluarga, teman, dan masyarakat sangat penting dalam membantu individu dengan DS mencapai potensinya yang penuh.

You Might Also Like

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang

Awas! Campak Bisa Berakibat Fatal untuk Orang Dewasa

Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi

BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan, Ini Solusi dan Cara Aktivasi Ulang Kepesertaan

TAGGED: ada tiga salinan kromosom-21, Down syndrome, kelainan pembuahan sel telur dan sperma
Siti Mutawaliah 9 April 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Koalisi Besar Bakal Diuji Soal Penentuan Capres-Cawapres
Next Article Anak Terlambat Bicara Tak Selalu Menyandang Autisme
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?