JAKARTA (Sketsa.co) — Gempa bumi telah lama menjadi salah satu bencana alam paling ditakuti, karena daya rusaknya yang begitu dahsyat dan kadang mematikan.
Yang terbaru gempa Magnitudo 7,7 yang melanda Turki dan Suriah 6 Februari 2023, memporakporandakan bangunan, hunian, dan menelan korban ribuan jiwa.
Sebelumnya, gempa hebat juga melanda Cianjur, Jawa Barat, pada 21 November 2022 dengan Magnitudo 5,6. Berdasar data yang ada, gempa Cianjur menelan 600 korban jiwa serta mengakibatkan 58.000 rumah tinggal warga rusak.
Lalu, bagaimana cara melindungi diri saat terjadi gempa?
Pertama-tama, jangan panik. Dengan tetap tenang tapi waspada, Anda bisa fokus untuk menyelamatkan diri atau mencari perlindungan.
Jika sedang di dalam rumah atau ruangan, jauhi segala benda yang bisa jatuh dan mencelakakan diri, misalnya lemari, lampu hias, jendela, dan macam-macam perabot lainnya yang bisa menimpa diri kita bila terlempar atau jatuh.
Cari meja atau tempat perlindungan lain yang kuat, lalu ambil posisi jongkok dan pastikan kedua tangan melindungi kepala dan leher.
Jika Anda sedang di gedung bertingkat, segeralah turun melewati tangga dengan tetap tenang tapi cepat untuk menuju lantai dasar dan keluar gedung. Hindari penggunaan lift atau elevator karena itu sangat berisiko di saat gempa.
Jika kamu di luar rumah, menjauhlah dari gedung atau bangunan tinggi lainnya, termasuk tiang listrik dan pohon besar. Selanjutnya, jatuhkan diri ke tanah ambil posisi telungkup dan lindungi kepala serta leher Anda dengan tangan.
Nah, jika saat gempa kamu sedang berkendara atau di dalam mobil, segerelah menepi dan menghentikan mobil. Angkat rem tangan agar mobil tak bergerak. Hindari jalan layang, underpass dan jembatan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sambil tetap tenang, pantau terus perkembangan informasi tentang gempa dari otoritas terkait, dalam hal ini Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Simak terus arahan dan panduan dari BMKG dan BNPB sampai situasi dinyatakan terkendali dan kondusif.
Semoga informasi ini bermanfaat.

