Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Pentingnya Mengenali Profil Risiko Diri
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Pentingnya Mengenali Profil Risiko Diri
Finansial

Pentingnya Mengenali Profil Risiko Diri

Last updated: Rabu, 8 Februari 2023, 11:31 AM
By Fajar Cahaya
Share
5 Min Read
Ilustrasi (rangkulteman.id)
SHARE

Seri Perencanaan Finansial

JAKARTA (Sketsa.co) — Setiap orang punya profil risiko atau investment style yang berbeda-beda. Ada yang berani mengambil risiko, ada yang kurang berani atau ragu-ragu, ada pula yang benar-benar takut mengambil risiko.

Profil risiko atau invesment style ini sepertinya sudah menyatu dengan pembawaan seseorang.

Adler H. Manurung, seorang praktisi dan pakar finansial, menggolongkan profil risiko seseorang atau investor ke dalam tiga golongan besar yaitu tipe risk averse, risk lover dan risk moderate.

Tipe risk averse adalah tipe orang atau investor yang enggan mengambil risiko atau cenderung berusaha menghindari risiko. Tipe risk lover adalah tipe orang atau investor yang menyukai atau akrab dengan risiko. Sedangkan tipe risk moderate adalah tipe orang atau investor yang tenang atau tidak ekstrim dalam menghadapi risiko.

Mengapa seseorang memiliki profil risiko yang berbeda-beda satu sama lain? Belum ada penjelasan yang komprehensif. Namun salah satu faktor yang konon turut membentuk karakter atau kepribadian seseorang dalam menghadapi risiko adalah pengalaman psikologis semasa kanak-kanak.

Menurut Ketua Umum Financial Planning Association Indonesia (FPAI) Tri Djoko Santoso, ada sejumlah riset dari negara Barat yang menunjukkan bahwa anak sulung kurang berani mengambil risiko. Mereka umumnya cenderung bersikap hati-hati dan menahan diri ketika dihadapkan pada risiko.

“Ini karena pengaruh dari kondisi psikologisnya semasa kanak-kanak. Anak sulung biasanya mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang lebih intens dan fokus dari orang tuanya dibandingkan anak-anak yang lahir kemudian,” katanya mengutip hasil riset yang dilansir dari negara Barat tersebut.

Karena mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang memadai sehingga tumbuh dalam suasana yang well-protected (terlindung dengan baik), maka anak sulung cenderung menjadi pribadi yang save player dan tidak menyukai risiko. Ia lebih suka menghindari risiko, menjadi risk avoider atau risk averter.

 “Nggak usah jauh-jauh, contohnya saya sendiri. Saya adalah anak ketiga dari sembilan bersaudara. Saya merasa lebih biasa mengadapi risiko dibandingkan kakak sulung saya,” kata Tri Djoko.

Tapi bagaimana jika ada anak sulung sejak kecil tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang memadai? Apakah mereka akan tetap tumbuh menjadi pribadi yang risk averter atau malah sebaliknya menjadi risk seeker (menantang risiko)?

Untuk menjawab pertanyaan ini, tampaknya perlu kajian khusus lebih dulu.

Ada Parameternya Lho!

Di bidang financial planning, sebenarnya sudah dikenal adanya parameter untuk mengukur kepribadian atau karakter profil risiko seseorang.  Parameter ini tergolong sederhana karena hanya berisi delapan butir pertanyaan pilihan berganda.

Namun jika seseorang bersedia menjawab delapan butir pertanyaan tersebut dengan jujur dan lugas—artinya benar-benar sesuai dengan kondisi diri orang tersebut—maka dijamin akan menghasilkan gambaran profil risiko atau investment style yang kredibel.

Apakah Anda termasuk orang bertipe risk averse, risk lover atau risk moderate, akan bisa dideteksi begitu Anda selesai menjawab seluruh butir pertanyaan tersebut. Syaratnya hanya satu, yaitu tadi, Anda harus bersedia menjawab secara jujur. Itu saja.

Dari jawaban-jawaban yang Anda berikan, mungkin Anda akan terdeteksi sebagai “tipe agresif” atau “tipe berkembang.” Kalau Anda masuk tipe ini,  berarti Anda menjadi anggota kelompok pencinta risiko (risk lover).

Namun jika Anda terdeteksi sebagai “tipe seimbang”, maka Anda harus puas menjadi anggota kelompok moderat (risk moderate). Sedangkan jika Anda terdeteksi sebagai “tipe konservatif” atau “sangat konservatif”, maka Anda tidak boleh sewot jika digolongkan sebagai orang yang takut risiko (risk avoider atau risk averter).

Profil risiko yang muncul setelah Anda menjawab delapan pertanyaan tersebut tidak mungkin berubah secara cepat dan diametral.

Artinya, jika Anda menjalani tes ulang, maka hasil tes tersebut tidak mungkin berlawanan dengan hasil tes sebelumnya sejauh Anda telah menjawab seluruh butir pertanyaan dengan jujur dan benar-benar sesuai kenyataan.

Maka jika hasil tes Anda yang sebelumnya menggolongkan Anda ke dalam kategori risk lover, maka tes berikutnya tidak mungkin tiba-tiba mengubah profil risiko Anda menjadi risk averter.

Kalaupun ada perbedaan, tidak akan sediametral itu. Yang berubah paling-paling hanya total skor atau nilainya saja. Tidak mungkin seseorang yang semula masuk kategori risk lover, kemudian di test ulang dan tiba-tiba hasilnya masuk kategori risk averter.

Hal ini terjadi karena profil risiko atau investment style seseorang sebenarnya lebih dekat dengan pembawaan atau karakter pribadi seseorang. Dalam ilmu psikologi, pembawaan atau karakter dasar seseorang merupakan sesuatu yang tidak mudah berubah.

You Might Also Like

Apa Kabar Industri Kripto Iran

OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.

Isu Kenaikan Gaji PNS Belum Pasti

Lakukan Pelanggaran, OJK Beri Sanksi Administratif ke Bank Neo Commerce

TAGGED: investment style, pemberani, penakut, peragu, profil risiko
Fajar Cahaya 8 Februari 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Wacana Duet Kaesang-Rheo untuk Pilkada Solo Menguat
Next Article Cara Melindungi Diri Saat Terjadi Gempa
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?