Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Saat Cak Imin Ingin “Naik Kelas”
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Saat Cak Imin Ingin “Naik Kelas”
Politik

Saat Cak Imin Ingin “Naik Kelas”

Setelah sekian lama memimpin PKB dan pernah menjadi menteri, tentu wajar bila Cak Imin ingin “naik kelas” dalam karir politiknya dengan maju dalam pilpres, entah sebagai capres atau setidaknya cawapres.

Last updated: Sabtu, 18 Maret 2023, 12:35 PM
By Sarjito Hambeng
Share
3 Min Read
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) —  Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai cawapres maka Koalisi Kebangkitan Indonesia Bersatu (KKIR) bakal bubar.

“Ya berarti koalisinya bubar dong (kalau Prabowo milih Ganjar),” kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (16/3).

Kendati begitu, hingga kini Cak Imin belum mendengar adanya partai politik yang menginginkan duet Prabowo-Ganjar. PKB juga tidak tertarik mengusung pasangan tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menyebutkan partainya terbuka untuk memasangkan Ganjar Pranowo sebagai cawapres pendamping capres Prabowo Subianto di pilpres mendatang.

Hashim mengemukakan hal itu menjawab wartawan terkait dengan munculnya skenario menduetkan Prabowo-Ganjar usai pertemuan keduanya bersama Presiden Jokowi dalam acara panen padi di Kebumen, Jateng, Kamis (9/3).

Momen pertemuan Prabowo-Ganjar bersama Jokowi itu memicu berbagai spekulasi dan penafsiran terkait dengan kemungkinan keduanya diusung sebagai capres-cawapres.

Wajar

Sesungguhnya sangat wajar jika Cak Imin menyatakan KKIR bakal bubar bila Prabowo menggandeng Ganjar sebagai cawapres untuk maju di pilpres mendatang.

Betapa tidak? Jika KKIR mengusung Prabowo sebagai capres, tentu menjadi hal lumrah apabila posisi cawapres menjadi hak PKB, dalam hal ini sang ketua umum, Cak Imin.

Setelah sekian lama memimpin PKB dan pernah menjadi menteri, tentu wajar bila Cak Imin ingin “naik kelas” dalam karir politiknya dengan maju dalam pilpres, entah sebagai capres atau setidaknya cawapres.

Sebagai pimpinan partai menengah dengan basis kontituen yang solid di kalangan nahdliyin atau Islam tradisional, PKB bukanlah partai yang bisa dipandang sebelah mata.

Baca juga:

Saat Megawati Jadi Penentu Arah Pilpres 2024

Duet Prabowo-Ganjar Tinggal Nunggu “Restu” Megawati?

Bagi para pengamat dan pelaku politik di Tanah Air, signifikansi posisi PKB dalam proses politik elektoral, terkhusus pilpres, sangatlah penting.

Namun, Cak Imin dan PKB tentu menyadari bahwa tak semua sosok pimpinan partai bakal menjadi capres atau cawapres yang bisa berlaga di pilpres. Bahkan nama-nama yang memiliki elektabilitas tinggi pun belum tentu bisa masuk arena pilpres.

Partai-partai pasti akan melakukan komunikasi, penjajakan dan pembahasan untuk pada akhirnya sampai pada titik temu yang melahirkan keputusan-keputusan politik tentang siapa yang akan diusung sebagai capres-cawapres.

Cak Imin, juga Prabowo, pasti akan terlibat intens dalam negosiasi politik dengan para pimpinan partai lainnya, terutama yang belum memutuskan bakal capres-cawapres yang akan diusungnya, terutama PDIP, dan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu/KIB (Golkar, PPP dan PAN).

Pada titik ini, segala sesuatu masih bisa berubah, termasuk formasi koalisi partai dan kandidat capres-cawapres yang benar-benar bertanding di pilpres. Apakah Cak Imin bakal mendapatkan tiket capres atau cawapres, pada akhirnya semua akan terjawab paling lambat enam bulan ke depan…

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Cak Imin, Ganjar Pranowo, Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum PKB, KKIR, Muhaimin Iskandar, Pilpres 2024, Prabowo Subianto
Sarjito Hambeng 18 Maret 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article cara lapor spt pajak tahunan, lapor pajak tahunan, lapor pajak maret 2023, cara lapor pajak online 2023 Cara Lapor SPT Pajak Tahunan dengan Mudah dan Cepat, Segera Lakukan Sebelum Akhir Maret 2023
Next Article Tafsir Politik Pertemuan 3 Jam Megawati-Jokowi di Istana
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?