Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Saat Megawati Jadi Penentu Arah Pilpres 2024
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Saat Megawati Jadi Penentu Arah Pilpres 2024
Politik

Saat Megawati Jadi Penentu Arah Pilpres 2024

Belakangan, dengan ramainya wacana kemungkinan skenario menduetkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto, koalisi partai bisa berubah formasinya.

Last updated: Kamis, 16 Maret 2023, 5:38 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Suka tak suka, harus diakui Megawati Soekarnoputri menjadi perempuan politisi yang sangat berpengaruh terhadap arah Pilpres 2024.

Pengakuan itu antara lain disampaikan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Politisi kawakan ini menuturkan semua partai politik masih menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengenai pasangan capres-cawapres untuk Pilpres 2024.

Menurut Yusril, hal itulah yang membuat koalisi parpol saat ini belum berani mengumumkan pasangan capres-cawapres 2024.

“Kita dengan sabar menanti, seperti apa keputusan yang akan beliau (Megawati) ambil. Kayaknya masih menunggu apa arah PDIP,” ujar Yusril seusai menggelar pertemuan dengan Plt. Ketum PPP Muhammad Mardiono di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/3).

Di sisi lain, meski Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS sudah menyepakati Anies Baswedan akan diusung sebagai capres, namun hingga kini mantan Gubernur DKI Jakarta itu belum menentukan nama bakal cawapres yang akan menjadi pendampingnya di Pilpres 2024.

Ketua Departemen Polhukam DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi menyebut cawapres Anies menunggu arah sikap politik PDIP.

“Semua pasti akan menunggu kapan PDIP tentukan sikap. Jadi selain kami anggap diri kami Koalisi Perubahan dan Anies itu game changer, game changer salah satunya lagi sikap PDIP,” kata Nabil kepada pers di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/3).

Baca juga: Duet Prabowo-Ganjar Tinggal Nunggu “Restu” Megawati?

Faktanya, sejauh ini Koalisi Indonesia Bersatu/KIB (Partai Golkar, PPP dan PAN) belum menentukan capres-cawapres yang akan diusung meski koalisi tersebut sudah menenuhi persyaratan ambang batas pencapresan. Kabarnya, KIB menunggu sikap PDIP, terkhusus Megawati yang mendapat mandat partai untuk menentukan siapa kanididat capres yang akan diusung.

Sementara itu, kerjasama Partai Gerindra dan PKB dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) pun belum memastikan duet yang akan diusung, meski nama Menhan/Ketum Gerindra Prabowo Subianto menjadi yang paling berpeluang diusung koalisi tersebut.

Koalisi Bisa Berubah

Belakangan, dengan ramainya wacana kemungkinan skenario menduetkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto, koalisi partai bisa berubah formasinya.

Yang menarik, meski nyaris semua pihak menunggu keputusan PDIP ihwal nama kandidat capres yang akan  diusung, sejauh ini Megawati tetap bergeming. Tak ada pernyataan secuil pun dari Megawati yang mengisyaratkan akan menunjuk nama tertentu sebagai bakal capres partai berlambang kepala banteng moncong putih.

Satu-satunya isyarat yang disampaikan Megawati saat pidato acara HUT ke-50 PDIP beberapa waktu lalu adalah PDIP akan mengusung capres yang merupakan kader partai sendiri. Akan halnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hanya memastikan nama bakal capres PDIP sudah dikantongi Megawati.

Kapan dideklarasikan atau diumumkan? Hasto hanya menjawab: menunggu momen yang tepat.

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, KKIR, Koalisi Indonesia Bersatu, Koalisi Perubahan, Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Yusril Ihza Mahendra
Raden Parwoto 16 Maret 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Duet Prabowo-Ganjar Tinggal Nunggu “Restu” Megawati?
Next Article cara lapor spt pajak tahunan, lapor pajak tahunan, lapor pajak maret 2023, cara lapor pajak online 2023 Cara Lapor SPT Pajak Tahunan dengan Mudah dan Cepat, Segera Lakukan Sebelum Akhir Maret 2023
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?