Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Pubertas Kedua Hanyalah Mitos
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Pubertas Kedua Hanyalah Mitos
KesehatanPublik

Pubertas Kedua Hanyalah Mitos

Oleh karena itu, mitos tentang pubertas kedua tidak memiliki dasar ilmiah dan sebaiknya tidak dipercayai. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perubahan fisik Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penjelasan yang lebih tepat.

Last updated: Rabu, 5 April 2023, 9:58 AM
By Sri Rejeki Handayani
Share
2 Min Read
Foto ilustrasi. (https://www.clearblue.com)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Pubertas kedua baik pada pria maupun wanita dewasa sesungguhnya tidak benar-benar terjadi. Itu hanyalah mitos belaka.

Pada dasarnya pubertas adalah periode pertumbuhan dan perkembangan seksual yang terjadi selama masa remaja dan berakhir ketika seseorang mencapai dewasa.

Namun, beberapa perubahan hormonal dan fisik mungkin terjadi pada pria dewasa, seperti penurunan kadar testosteron dan perubahan pada massa otot dan lemak tubuh.

Perubahan-perubahan tersebut dapat terjadi secara bertahap seiring bertambahnya usia.

Terkhusus bagi wanita, beberapa perubahan hormonal dan fisik mungkin terjadi pada wanita dewasa, seperti perubahan pada siklus menstruasi, penurunan kadar hormon estrogen, dan perubahan pada massa otot dan lemak tubuh.

Perubahan-perubahan itu dapat terjadi secara bertahap seiring bertambahnya usia dan bisa menjadi tanda-tanda menopause pada wanita yang mengalami penurunan hormon reproduksi.

Tidak Ilmiah

Dengan demikian, tidak ada konsep pubertas kedua yang diakui secara ilmiah. Konsep pubertas kedua hanyalah mitos.

Pubertas adalah proses perkembangan fisik dan seksual yang terjadi pada masa remaja dan awal dewasa. Selama pubertas, terjadi perubahan hormonal dan perkembangan organ seksual sekunder, seperti pertumbuhan payudara pada perempuan dan perkembangan penis pada laki-laki.

Baca juga: Ciri-ciri Pasangan Hidup Ideal

Setelah pubertas selesai, tubuh masih mengalami perubahan seiring bertambahnya usia, seperti penurunan kadar hormon seksual, penurunan massa otot, dan peningkatan kadar lemak tubuh. Namun, perubahan-perubahan ini bukanlah bagian dari pubertas kedua, melainkan proses penuaan yang normal.

Oleh karena itu, mitos tentang pubertas kedua tidak memiliki dasar ilmiah dan sebaiknya tidak dipercayai. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perubahan fisik Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penjelasan yang lebih tepat.

 

You Might Also Like

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang

Awas! Campak Bisa Berakibat Fatal untuk Orang Dewasa

Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi

BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan, Ini Solusi dan Cara Aktivasi Ulang Kepesertaan

TAGGED: mitos pubertas kedua, Pubertas, pubertas kedua, tidak ilmiah
Sri Rejeki Handayani 5 April 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Tips Mudik Nyaman dengan Mobil Pribadi Bersama Balita
Next Article Benarkah Wacana Koalisi Besar Merupakan “Manuver Tipis-tipis” Jokowi?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?