Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Pergeseran Kekuasaan di Suriah dan Implikasi Regional
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Pergeseran Kekuasaan di Suriah dan Implikasi Regional
Uncategorized

Pergeseran Kekuasaan di Suriah dan Implikasi Regional

Last updated: Minggu, 8 Desember 2024, 2:28 PM
By Sarjito Hambeng
Share
2 Min Read
SHARE

JAKARTA: Serangan mendadak pemberontak di Suriah menandai akhir kekuasaan Presiden Bashar al-Assad. Dalam waktu singkat, pemberontak merebut Damaskus dan kota-kota strategis lainnya, termasuk Homs. Langkah ini berhasil memutus jalur logistik antara Damaskus dan wilayah pesisir, yang selama ini menjadi benteng pertahanan Assad dan lokasi pangkalan militer Rusia.

Assad dilaporkan meninggalkan ibu kota menggunakan pesawat menuju tempat yang belum diketahui. Sementara itu, ribuan warga Suriah turun ke jalan merayakan jatuhnya rezim yang telah berkuasa selama lima dekade. Simbol pemerintahan Assad dihancurkan di berbagai sudut ibu kota, dan slogan-slogan anti-Assad menggema di seluruh penjuru kota.

Situasi ini memicu keprihatinan regional. Para pemimpin Arab dan negara-negara besar, termasuk Rusia dan Turkiye, menyerukan solusi politik untuk mencegah eskalasi konflik. Kejatuhan Assad tidak hanya berdampak pada Suriah, tetapi juga mengancam stabilitas kawasan, yang sudah lama terguncang akibat perang saudara.

Pasca-2011, perang di Suriah telah menarik banyak kekuatan asing dan menciptakan krisis pengungsi besar-besaran. Kelompok pemberontak, terutama Hayat Tahrir al-Sham (HTS), kini menjadi pengendali utama wilayah strategis. Meskipun dianggap kontroversial, HTS memainkan peran sentral dalam mengakhiri kekuasaan Assad.

Dalam pidato video, Perdana Menteri Suriah Mohammad Ghazi Jalali menyatakan kesiapannya menyerahkan fungsi pemerintah kepada oposisi transisi. Namun, ketidakpastian tetap membayangi, terutama dengan kaburnya Assad dan ketegangan yang mungkin timbul di antara faksi-faksi pemberontak.

Masa depan Suriah kini berada di tangan rakyatnya. Momen ini memberikan peluang besar untuk membangun negara yang lebih inklusif dan adil, meski tantangan di masa depan tak dapat dihindari. Jalan menuju rekonstruksi Suriah yang damai dan stabil baru saja dimulai.

You Might Also Like

Tutup Marketplace, Bukalapak Fokus Jualan Produk Virtual. Bagaimana Prospeknya?

Kejatuhan Rezim Assad dan Euforia Rakyat Suriah

Jadwal dan Panduan Tes SKB CPNS 2024

Bansos PKH Tahap 4 Cair Desember 2024: Syarat, Cara Cek, dan Besaran Bantuan

TAGGED: Bashar al-Assad, Damaskus, pemberontak Syuriah, Presiden Syuriah
Sarjito Hambeng 8 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kejatuhan Rezim Assad dan Euforia Rakyat Suriah
Next Article Tulang Punggung Keluarga, Pemilik Klinik Ria Beauty Ajukan Penangguhan Penahanan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?