Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Kejatuhan Rezim Assad dan Euforia Rakyat Suriah
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Kejatuhan Rezim Assad dan Euforia Rakyat Suriah
Internasional

Kejatuhan Rezim Assad dan Euforia Rakyat Suriah

Last updated: Minggu, 8 Desember 2024, 2:24 PM
By Sarjito Hambeng
Share
2 Min Read
Presiden Syuriah Bashar al-Assad kabur ke luar negeri. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA: Pemberontakan besar di Suriah telah mengakhiri kekuasaan Presiden Bashar al-Assad, mengakhiri era panjang yang diwarnai tirani. Pemberontak berhasil merebut ibu kota Damaskus dalam serangan kilat, yang memaksa Assad melarikan diri ke lokasi yang belum diketahui. Pesawat yang diduga membawa Assad terlihat menuju kawasan pesisir sebelum tiba-tiba menghilang dari radar, tanpa ada konfirmasi resmi mengenai keberadaannya.

Rakyat Suriah menyambut kabar ini dengan sukacita. Ribuan warga memenuhi jalan-jalan Damaskus, melambaikan bendera dan meneriakkan “Kebebasan”. Simbol kekuasaan Assad dihancurkan, termasuk patung ayahnya, Hafez al-Assad, dan poster-poster yang selama ini mendominasi ruang publik. Pemandangan serupa terlihat di Homs, kota strategis yang juga jatuh ke tangan pemberontak.

Keberhasilan pemberontak membebaskan ribuan tahanan politik menambah semangat perayaan rakyat. Pemimpin oposisi, Hassan Abdul Ghani, menyatakan fokus kini beralih pada pengendalian penuh Damaskus dan wilayah sekitarnya. Kejatuhan Assad memberikan dampak besar di kawasan, dengan banyak pemimpin Arab menyerukan solusi politik untuk mencegah kekacauan lebih lanjut.

Setelah 13 tahun perang saudara yang menelan jutaan korban, rakyat Suriah akhirnya melihat titik terang menuju kebebasan. Pasukan oposisi, terutama Hayat Tahrir al-Sham (HTS), kini memegang kendali sebagian besar wilayah strategis. Kelompok ini sebelumnya berafiliasi dengan Al Qaeda, namun kini menjadi aktor utama di Suriah pasca-Assad.

Hari ini, Suriah berada di persimpangan sejarah. Meski jalan ke depan masih penuh tantangan, rakyatnya menyambut era baru dengan harapan besar. White Helmets, organisasi kemanusiaan, menyebut momen ini sebagai “matahari kebebasan” yang akhirnya menyinari negeri itu.

You Might Also Like

Apa Kabar Industri Kripto Iran

Di Tengah Lonjakan Harga BBM, PM Thailand Pilih Pakai Mobil Listrik BYD

Gerhana Matahari Cincin Diperkirakan Muncul pada 17 Februari 2026

Pulau Panjang Sumbawa Dijual Online, Kawasan Konservasi yang Kaya Keanekaragaman Hayati

TAGGED: Al Qaeda, Assad kabur, Bashar al-Assad, Damaskus, rezim Assad tumbang, Syuriah
Sarjito Hambeng 8 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Asyik! Ada Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2025–2026: Peluang Studi Internasional dengan Fasilitas Lengkap
Next Article Pergeseran Kekuasaan di Suriah dan Implikasi Regional
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?