Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Kemenag Kaji Usulan Sertifikasi Pendakwah Pasca Insiden Viral Gus Miftah
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Kemenag Kaji Usulan Sertifikasi Pendakwah Pasca Insiden Viral Gus Miftah
Publik

Kemenag Kaji Usulan Sertifikasi Pendakwah Pasca Insiden Viral Gus Miftah

Last updated: Selasa, 10 Desember 2024, 2:24 PM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto/tangkapan layar)
SHARE

JAKARTA – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) sedang mengkaji usulan sertifikasi pendakwah. “Sedang kami kaji nanti dalam waktu dekat ini,” ujar Nasaruddin di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 9 Desember 2024. Namun, ia belum memberikan detail lebih lanjut terkait proses dan perkembangan kajian tersebut.

Wacana sertifikasi pendakwah muncul setelah viralnya video Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana, yang membuat pernyataan mengolok-olok penjual es teh. Insiden ini memicu berbagai respons publik dan mendorong sejumlah pihak untuk menyoroti pentingnya kapasitas pendakwah dalam menyampaikan nilai-nilai agama.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq turut menyampaikan dukungannya terhadap usulan sertifikasi tersebut. Ia berpendapat bahwa langkah ini penting untuk memastikan para pendakwah memiliki kapasitas memadai. “Kementerian Agama perlu melakukan sertifikasi juru dakwah,” kata Maman.

Maman menilai bahwa insiden viral tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih menjaga perkataan, terutama di ruang publik. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, seorang pendakwah wajib memahami secara mendalam sumber-sumber nilai keagamaan seperti Al-Qur’an, Hadis, dan literatur keagamaan klasik.

Hindari Bahasa Kasar

Selain itu, Maman menekankan pentingnya pendakwah memiliki tema pokok dalam ceramah yang sesuai dengan referensi agama. Ia juga menyoroti perlunya menghindari bahasa kasar atau candaan yang berpotensi menyinggung pihak lain. “Tema yang disampaikan harus merujuk pada sumber agama, misalnya soal kesederhanaan atau nilai-nilai lain yang bersumber dari ajaran agama,” tegasnya.

Akibat kontroversi pernyataannya, Miftah Maulana akhirnya memutuskan mundur dari posisinya sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto. Ia mengumumkan keputusan tersebut dalam konferensi pers di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat, 6 Desember 2024.

“Keputusan mundur ini saya ambil karena rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab saya yang mendalam kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Miftah.

Langkah Miftah ini menuai beragam tanggapan. Beberapa pihak memuji tanggung jawabnya, sementara yang lain menganggap ini sebagai refleksi dari pentingnya pendakwah berhati-hati dalam bertutur. Keputusan mundur tersebut menjadi momen introspeksi tidak hanya bagi Miftah, tetapi juga bagi kalangan pendakwah lainnya agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas menyampaikan nilai-nilai agama.

Usulan sertifikasi pendakwah pun menjadi relevan dalam konteks ini, sebagai upaya untuk memastikan kualitas ceramah dan menghindari potensi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran pendakwah dalam membangun kerukunan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan yang inklusif.

You Might Also Like

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang

Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi

Mulai 2026, Dokumen Tanah Adat Tidak Berlaku Lagi Sebagai Bukti Kepemilikan

Pemekaran Besar di Jawa Barat, 5 Provinsi Baru Siap Lahir?

TAGGED: DPR RI, Gus Miftah, Kemenag, Maman Imanulhaq, Menteri Agama Nasaruddin Umar, miftah maulana, sertifikasi pendakwah
M. Khamdi 10 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Jusuf Kalla Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum PMI di Tengah Polemik
Next Article Selebgram Clara Shinta Diduga Penyebar Pertama Video Gus Miftah-Penjual Es
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?