JAKARTA: Wilayah Cianjur diguncang empat gempa bumi pada Kamis, 21 November 2024. Menurut BMKG Jawa Barat, gempa yang berpusat di Kecamatan Cibeber ini termasuk kategori dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Meskipun tidak menyebabkan kerusakan besar, warga diminta untuk tetap waspada.
Kepala BMKG Jabar, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa gempa pertama dengan magnitudo 1,7 terjadi pukul 08.27 WIB, disusul gempa kedua magnitudo 2,7 pada pukul 11.25 WIB. Gempa ketiga dan keempat masing-masing bermagnitudo 3,0 dan 2,8, terjadi selang satu hingga dua menit kemudian. Pusat gempa berada sekitar 17 kilometer dari Cianjur.
“Gempa ini termasuk jenis gempa dangkal yang dirasakan di Kecamatan Cibeber dan sekitarnya,” ujar Teguh, seperti dilansir ANTARA JABAR pada Jumat, 22 November 2024.
Kepala BPBD Cianjur, Asep Sukmana Wijaya, menyebut bahwa gempa bertepatan dengan peringatan dua tahun gempa magnitudo 5,6 pada 2022. Saat ini, BPBD bersama tim gabungan dan relawan terus mendata dampak gempa. Laporan awal menunjukkan 12 rumah di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, mengalami kerusakan ringan, serta satu sekolah, SDN Pasirmunding 4, dilaporkan rusak.
BMKG memprediksi kemungkinan gempa susulan dan mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap siaga. “Segera cari tempat aman jika terjadi gempa susulan,” pesan Teguh.
Untuk mengurangi risiko bencana, warga diminta memperhatikan informasi resmi, mempersiapkan perlengkapan darurat, dan mengikuti latihan evakuasi secara berkala. Tindakan ini diharapkan dapat meminimalkan dampak buruk jika gempa kembali terjadi.

