JAKARTA (Sketsa.co) — Pada dasarnya parkinson dan alzheimer adalah dua jenis penyakit neurodegeneratif yang mempengaruhi fungsi otak dan saraf.
Meskipun keduanya memiliki beberapa gejala yang serupa, ada perbedaan signifikan di antara keduanya.
Penting untuk mengetahui perbedaan antara parkinson dan alzheimer agar cara mananganinya lebih tepat.
Berikut ini adalah perbedaan antara parkinson dan alzheimer:
- Parkinson disebabkan oleh kematian sel-sel saraf yang menghasilkan dopamin, suatu zat kimia di otak yang terlibat dalam pengaturan gerakan. Sedangkan alzheimer disebabkan oleh akumulasi plak beta-amyloid dan neurofibrillary tangles di otak, yang merusak sel-sel saraf dan mengganggu fungsi kognitif.
- Gejala awal parkinson adalah gemetar (tremor), kaku dan sulit bergerak (rigiditas), dan gangguan keseimbangan dan koordinasi gerakan (bradikinesia). Sedangkan gejala awal alzheimer termasuk kesulitan mengingat informasi baru, kesulitan memecahkan masalah, kesulitan berbicara atau menulis, dan perubahan mood atau perilaku.
Baca juga: Mengenal Perbedaan Penyandang Autisme dan Down Syndrome
- Penyakit parkinson berkembang lambat dan gejalanya biasanya bertambah parah selama bertahun-tahun. Sedangkan alzheimer berkembang secara bertahap dan gejalanya memburuk seiring waktu, dan dapat berlangsung selama bertahun-tahun atau bahkan dekade.
- Meskipun tidak ada obat untuk menyembuhkan parkinson atau alzheimer, perawatan dapat membantu mengurangi gejala dan memperlambat keparahan penyakit. Pengobatan parkinson meliputi obat-obatan yang meningkatkan kadar dopamin di otak, sedangkan pengobatan alzheimer meliputi obat-obatan yang meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi plak beta-amyloid di otak.
- Parkinson dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bergerak dan berbicara, dan dapat menyebabkan kekakuan dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sedangkan alzheimer dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengingat informasi dan memecahkan masalah, dan dapat menyebabkan kesulitan dalam melakukan tugas-tugas sehari-hari seperti memasak, mengemudi, atau mengelola keuangan.

