Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Selayang Pandang Kota Tua Jakarta
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Selayang Pandang Kota Tua Jakarta
HistoriaTravel

Selayang Pandang Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta didirikan pada abad ke-16 oleh pedagang Portugis sebagai pusat perdagangan rempah-rempah. Kemudian pada abad ke-17, Belanda merebut kota ini dari Portugis dan membangunnya sebagai pusat perdagangan dan administrasi kolonial.

Last updated: Selasa, 11 April 2023, 6:06 AM
By Siti Mutawaliah
Share
2 Min Read
https://www.gotravelaindonesia.com/
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Kota Tua Jakarta, yang juga dikenal sebagai “Old Batavia,” adalah pusat sejarah dan budaya Jakarta, ibu kota Indonesia saat ini.

Sebelum kemerdekaan Indonesia, kota ini dikenal sebagai Batavia dan merupakan pusat pemerintahan dan perdagangan zaman Hindia Belanda.

Kota Tua Jakarta didirikan pada abad ke-16 oleh pedagang Portugis sebagai pusat perdagangan rempah-rempah. Kemudian pada abad ke-17, Belanda merebut kota ini dari Portugis dan membangunnya sebagai pusat perdagangan dan administrasi kolonial.

Sejak saat itu, penjajah Belanda berkuasa atas wilayah yang diberi nama Hindia Belanda.

Kota Tua Jakarta menjadi salah satu kota terpenting di Asia pada abad ke-18 dan ke-19. Pada masa itu, kota ini menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan batu bara, serta menjadi rumah bagi banyak perusahaan perdagangan internasional.

Namun, setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, pusat perdagangan dan bisnis beralih ke pusat kota Jakarta yang baru dibangun, dan Kota Tua Jakarta mulai terbengkalai dan mengalami kerusakan.

Baca juga: Selayang Pandang Pecinan Glodok

Pada 1972, pemerintah Indonesia memulai proyek rehabilitasi Kota Tua Jakarta dengan tujuan memulihkan dan menjaga warisan sejarah dan budaya kota ini.

Proyek ini masih berlangsung hingga saat ini dan banyak bangunan bersejarah telah direstorasi kembali, membuat Kota Tua Jakarta menjadi daya tarik wisata utama di Jakarta.

Di musim liburan, Kota Tua Jakarta menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi oleh warga sekitar Jakarta dan daerah lainnya. Banyak bangunan kuno yang masih berdiri kokoh di Kota Tua dan memiliki daya tarik tersendiri.

 

You Might Also Like

Taman Nasional Komodo Kembali Moncer di Dunia Internasional

Tentang Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Fadli Zon Diminta Tidak Mencari Sensasi

Provinsi Mataraman: Babak Baru atau Perpisahan dari Jawa Timur?

Stimulus Liburan Sekolah: Pemerintah Beri Diskon Transportasi hingga 50%

TAGGED: Hindia Belanda, kolonialisme Belanda, Kota Tua Jakarta, Old Batavia, pedagang Portugis
Siti Mutawaliah 11 April 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Mengenal Perbedaan Penyakit Parkinson dan Alzheimer
Next Article Golkar Tolak Syarat PDIP Capres, Koalisi Besar Bakal Buyar?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?