JAKARTA (Sketsa.co) — Jika mendengar nama makanan cepat saji atau siap saji, mungkin Anda juga salah satu penggemarnya. Memang, makanan cepat saji atau yang sering disebut dengan fast food ini menjadi salah satu primadona para konsumen karena bisa disajikan dengan cepat dan harganya pun terjangkau.
Bagi beberapa orang, makanan cepat saji dianggap tidak sehat. Sebab, makanan yang satu ini sudah terkenal mengandung lemak dan juga kalori tinggi. Walaupun begitu, kini banyak juga berbagai makanan cepat saji yang justru dapat menyehatkan tubuh.
Bahkan, dari segi rasanya pun sama-sama enak seperti makanan yang dianggap junk food lainnya. Hal itulah yang membuat kita perlu tahu bagaimana cara membuat makanan cepat saji jadi lebih menyehatkan. Ini dia tipsnya!
- Buat menu yang dipesan mengandung sayuran, serat, dan protein tanpa lemak.
- Hindari makanan super besar atau jumbo.
- Cobalah untuk menjaga makanan tetap berada di sekitar 500 kalori atau kurang.
Lalu berikut ini, ada tips membuat beberapa menu makanan cepat saji lebih sehat.
Burger
Meski sarat kalori, ada beberapa cara untuk membuat burger lebih sehat.
Berikut tipsnya.
- Pesan jenis burger paling tipis. Atau lebih baik lagi, tanyakan apakah ada opsi burger ayam atau vegan.
- Pesan burger single, bukan double atau triple.
- Pesan ukuran junior.
- Beri sayuran sebanyak mungkin.
- Pesan burger tanpa roti atau minta untuk membungkus isiannya dengan selada.
- Jangan pakai daging.
Ayam
Jika ingin mendapatkan protein tanpa lemak, pesanlah sandwich ayam, atau nugget ayam.
Lalu, lakukan hal berikut:
- Selalu pilih ayam bakar dibanding goreng. (Terkadang, ayam goreng diberi embel-embel “crispy”)
- Hindari saus (seperti mayones) dan pesan tanpa keju.
- Coba pesan tanpa roti dan celupkan ayam ke mustard.
Ikan
Meskipun nampak lebih sehat, banyak menu ikan di restoran cepat saji yang sebenarnya memiliki kalori dan lemak yang tinggi.
Jadi, hindari makanan ikan yang dilapisi tepung roti atau digoreng dan jangan menggunakan mayones yang berlemak.
Salad
Meski sehat, beberapa topping salad dapat mengurangi potensi kesehatannya. Jadi, buat salad tetap sehat dengan syarat berikut ini:
- Memiliki sumber protein tanpa lemak seperti ayam panggang, kacang-kacangan atau telur.
- Menyertakan berbagai kelompok makanan dalam salad, seperti buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian.
- Meminta bayam atau sayuran hijau gelap lainnya sebagai pengganti selada bokor.
- Meletakkan saus di pinggir piring atau membawa saus sendiri yang lebih sehat.
Burrito dan Taco
Untuk burrito dan taco, sebaiknya kita tidak menggunakan tortilla dan memilih mangkuk sebagai gantinya. Lalu, ikuti langkah berikut:
- Buat selada sebagai alas
- Tambahkan nasi merah dan sayuran seperti paprika, salsa, dan bawang.
- Pilih daging tanpa lemak, kacang pinto atau kacang hitam untuk protein.
- Pilih makanan dengan ukuran kecil, atau bagi dua dan makan secara mencicil
- Jangan menggunakan krim asam dan keju atau kurangi porsinya.
- Ganti saus dengan yogurt Yunani atau alpukat.
Makanan pendamping
Sebaiknya, hindari makanan pendamping seperti kentang goreng dan gorengan lainnya yang penuh lemak jenuh.
Lebih baik, ganti gorengan dengan salad, kentang panggang, irisan apel, secangkir buah, atau yogurt.
Jika benar-benar menginginkan kentang goreng, pilihlah ukuran sekecil mungkin.
Minuman
Makanan cepat saji identik dengan soda. Namun, soda tidak baik untuk kita karena mengandung pemanis buatan.
Untuk itu, sebaiknya pilih teh tanpa pemanis atau air mineral dan hindari shakes yang bisa menambah kalori hingga mencapai 800 kalori.
Saus
Saus atau bumbu pelengkap biasanya mengandung banyak gula dan natrium tersembunyi.
Jadi, perhatikan porsinya atau bawa saus sendiri yang lebih sehat, seperti mustard, guacamole, salsa, cuka, hummus, dan saus pedas.
Hidangan penutup
Jika ingin memakan dessert alias hidangan penutup, ikuti tips berikut:
- Pilih ukuran sekecil mungkin, seperti porsi anak-anak.
- Lebih baik, pilihlah frozen yogurt atau dessert tanpa tambahan gula.
- Jangan tambahkan permen sebagai topping.
Selain itu, jadikan dessert hanya dikonsumsi sesekali saja.
Sumber : health.clevelandclinic.org

