JAKARTA: Pemerintah berencana memulai pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada April 2025. Untuk mendukung hal ini, pembangunan 47 tower apartemen ASN terus dikebut. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, menargetkan seluruh tower rampung pada 2024, dengan 27 tower telah selesai.
Pada 2025, IKN ditargetkan mulai berfungsi sebagai perkotaan. Pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif diharapkan selesai pada 2028. Diana menjelaskan, Detail Engineering Design (DED) untuk proyek ini tengah disiapkan, sedangkan desain dasarnya telah dirancang dan akan ditindaklanjuti oleh Otorita IKN (OIKN).
Proses lelang proyek legislatif dan yudikatif direncanakan pada Kuartal I 2025, dengan pendanaan yang diajukan oleh Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono. Pemindahan ASN sendiri sempat tertunda beberapa kali, dari awalnya direncanakan sebelum Agustus 2024 menjadi April 2025, seiring dengan belum rampungnya sejumlah infrastruktur.
Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan, pemindahan ASN memerlukan Peraturan Presiden (Perpres) yang saat ini masih menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, Kementerian PANRB juga sedang mendata ulang nama ASN yang akan dipindahkan, terutama karena penambahan jumlah kementerian dari 34 menjadi 48.
Sementara itu, Sekjen Kementerian PU, Zainal Fatah, menegaskan infrastruktur dasar seperti air minum, jalan akses, dan Multi Utility Tunnel (MUT) sedang diselesaikan. Beberapa proyek besar, termasuk Istana Negara dan Gedung Kemenko, telah rampung, meski beberapa akses jalan masih dalam tahap pengerjaan. Pemerintah optimistis infrastruktur dasar di IKN siap digunakan oleh ASN pada waktunya.

