Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Peneliti UGM Ragukan Komitmen Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Peneliti UGM Ragukan Komitmen Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
HukumPolitik

Peneliti UGM Ragukan Komitmen Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Last updated: Senin, 9 Desember 2024, 5:44 PM
By Raden Parwoto
Share
2 Min Read
Zaenur Rohman, peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA: Peneliti Pusat Kajian Anti-Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM), Zaenur Rohman menyampaikan sikap pesimis terhadap upaya pemberantasan korupsi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, tidak ada perubahan signifikan dari rezim sebelumnya, yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

“Ada dua alasan utama mengapa rezim ini diragukan. Pertama, tampaknya hanya melanjutkan kebijakan rezim sebelumnya tanpa terobosan berarti,” ungkap Zaenur dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Dunia di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2024).

Zaenur menyoroti lambannya langkah konkret dalam 100 hari pertama masa pemerintahan Prabowo. Ia menilai kebijakan yang diambil cenderung mengakomodasi kepentingan politik, seperti pembentukan banyak kementerian yang berpotensi membuka ruang korupsi.

“Penambahan kementerian seperti ini berpotensi besar terhadap pemborosan anggaran dan korupsi,” tambahnya.

Zaenur memberikan empat langkah strategis yang dapat dilakukan Prabowo untuk menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi. Pertama, memperbaiki Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan memasukkan Undang-Undang Perampasan Aset. Kedua, memperkuat koordinasi antara Kejaksaan Agung, Polri, dan KPK, yang selama ini sering mengalami konflik internal.

“Bayangkan jika lembaga-lembaga ini bersatu dalam memberantas korupsi. Namun kenyataannya, mereka sering saling berseteru,” katanya.

Zaenur berharap Prabowo segera menunjukkan deklarasi komitmennya terhadap pemberantasan korupsi selama lima tahun ke depan. “Prabowo harus menyatakan dengan tegas komitmennya memimpin upaya pemberantasan korupsi,” tutupnya.

You Might Also Like

Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Kasus Korupsi Tambang di Kalimantan Tengah

Teknologi Blockchain Efektif untuk Pemberantasan Korupsi

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

TAGGED: Hakordia 2024, pemberantasan korupsi, Presiden Prabowo Subianto, Pukat UGM, Zaenur Rohman
Raden Parwoto 9 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Grup Djarum Akuisisi Bakmi GM Kejutkan Dunia Bisnis Kuliner
Next Article Ustadz Adi Hidayat Masuk Bursa Pengganti Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?