Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Mereka-reka Sikap Anies & Ganjar soal Manuver Partai Pasca-Pilpres
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Mereka-reka Sikap Anies & Ganjar soal Manuver Partai Pasca-Pilpres
Politik

Mereka-reka Sikap Anies & Ganjar soal Manuver Partai Pasca-Pilpres

Jika melihat dari visi perubahan yang selama ini digaungkan Anies, rasanya kecil kemungkinan mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan bersedia turut bergabung ke kubu 02, seandainya tawaran itu datang.

Last updated: Senin, 26 Februari 2024, 1:16 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. (Kolase foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Meski hasil resmi Pilpres 2024 belum ditetapkan oleh KPU, namun kubu pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tampaknya yakin bakal tampil sebagai pemenang merujuk berbagai hasil hitung cepat yang memperlihatkan perolehan suara mereka di kisaran 58%.

Dengan peluang besar menang satu putaran tersebut, kini kubu paslon 02 itu disebut-sebut mulai melakukan pendekatan politik kepada dua kubu paslon lainnya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (01) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (03).

Pendekatan terutama dilakukan terhadap elite partai pengusung, dalam hal ini Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk kubu 01, dan PDI Perjuangan  serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk kubu paslon 03. Partai-partai itu adalah pemilik kursi di DPR RI.

Sejumlah analis politik meyakini, cepat atau lambat partai seperti Nasdem dan PKB di kubu 01 yang tidak pernah punya rekam jejak berada di luar pemerintahan sejak era reformasi, bakal bergabung ke kubu 02 jika pada akhirnya paslon ini ditetapkan sebagai pemenang dan berhasil meraih mandat memimpin pemerintahan untuk periode 2024-2029.

Baca juga: Jatuh-Bangun Dinasti Politik di Indonesia

Di kubu koalisi partai pendukung Anies-Cak Imin tersebut, diperkirakan hanya menyisakan PKS yang tak ikut dalam gerbong koalisi pendukung 02. Ini berarti, kemungkinan besar PKS akan tampil sebagai oposisi, peran yang telah dilakoninya selama dua periode pemerintahan Presiden Jokowi (2014-2024).

Sementara di kubu 03, PDIP yang kemungkinan besar tampil lagi sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak di Pileg 2024 meski mengalami penurunan, diprediksi akan menjadi oposisi. Akan halnya PPP, jika lolos kembali ke DPR RI, sangat mungkin bergabung ke koalisi 02, mengingat partai ini juga tak punya riwayat oposisi sejak era reformasi.

Anies & Ganjar

Pertanyaannya, bagaimana sikap Anies Baswedan jika pada akhirnya koalisi partai pendukungnya masing-masing punya langkah politik yang berbeda dengan visi-misinya sebagai kandidat presiden?

Jika melihat dari visi perubahan yang selama ini digaungkan Anies, rasanya kecil kemungkinan mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan bersedia turut bergabung ke kubu 02, seandainya tawaran itu datang. Anies sebagai figur “antitesa” Presiden Jokowi, tentu mempertimbangkan soal kredibilitas dan integritasnya sebagai simbol perubahan bagi konstituennya.

Bergabung ke kubu 02 yang jelas-jelas sejak awal mengusung tema keberlanjutan atas program-program pemerintahan Jokowi niscaya menjadi kendala utama bagi Anies untuk melangkah membuat semacam kompromi politik dengan bergabung ke kubu Prabowo-Gibran.

Akan halnya Ganjar Pranowo, sebagai sosok kader partai, mantan Gubernur Jawa Tengah ini tentu akan cenderung mengikuti langkah yang diputuskan Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ganjar bukanlah tipe “pengkhianat” yang atas nama pragmatisme dan kalkulasi kepentingan personal “tega” meninggalkan partai yang membesarkannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Nasdem, oposisi, PDIP, Pilpres 2024, PKB, PKS, PPP, Prabowo-Gibran
Raden Parwoto 26 Februari 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Jatuh-Bangun Dinasti Politik di Indonesia
Next Article Seputar Pengajuan Hak Angket dan Sikap Megawati
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?