JAKARTA: Sebelum mendaftar beasiswa LPDP 2025 tahap pertama yang dibuka pada 17 Januari mendatang, penting untuk mengetahui berbagai jenis beasiswa yang ditawarkan. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menawarkan empat kategori utama beasiswa, masing-masing memiliki subkategori untuk jenjang S2 dan S3. Bahkan, beberapa program mencakup ikatan dinas bagi penerima. Informasi ini wajib diperhatikan calon pendaftar agar bisa memilih jenis beasiswa yang sesuai.
Empat Kategori Utama Beasiswa LPDP 2025
Pada tahun 2025, LPDP menyediakan 25 jenis beasiswa yang terbagi ke dalam empat kategori, yaitu:
A. Beasiswa Umum
- Beasiswa Reguler
- Beasiswa Universitas Top Dunia
- Beasiswa Parsial
B. Beasiswa Afirmasi
- Beasiswa Daerah Afirmasi
- Beasiswa Pra Sejahtera
- Beasiswa Disabilitas
- Beasiswa Pemuda Papua
C. Beasiswa Targeted
Beasiswa dalam kategori ini melibatkan kolaborasi dengan institusi tertentu, seperti:
- Beasiswa LPDP – UC Davis (Program Doktor 2025)
- Beasiswa LPDP – Washington University in St. Louis (Program Doktoral)
- Beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia-Pacific (Program Master 2024)
- Beasiswa LPDP – Australia Awards Scholarship (AAS)
- Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
- Beasiswa untuk PNS, TNI, dan POLRI
- Beasiswa Kewirausahaan
- Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
- Beasiswa Prioritas untuk NTU, UNSW, dan NUS
- Beasiswa Doktor untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN
- Beasiswa di bidang Ekonomi, Perdagangan Internasional, dan Teknik Metalurgi
D. Beasiswa Kolaborasi
Beasiswa ini merupakan kerja sama antara LPDP dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Beasiswa Baru LPDP 2025
Melalui akun Instagram resmi @lpdp_ri pada 14 Januari 2025, LPDP mengumumkan dua jenis beasiswa baru yang sedang dirancang.
1. Beasiswa Patriot
Beasiswa ini adalah kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi. Program ini bertujuan mencetak individu berkarakter patriot yang siap menjadi motor penggerak di kawasan transmigrasi. Setelah seleksi, penerima akan menjalani pendidikan komponen cadangan selama 1,5 bulan, diikuti matrikulasi selama tiga bulan di kawasan transmigrasi. Setelah itu, mereka akan melanjutkan pendidikan S2 atau S3 di universitas dalam maupun luar negeri.
2. Beasiswa Co-Funding dengan Tsinghua University
Mulai tahun 2025, LPDP dan Tsinghua University menawarkan program beasiswa bersama untuk Master of Finance di School of Economics and Management (Tsinghua SEM). Dalam program ini, Tsinghua akan menanggung separuh biaya pendidikan, sementara LPDP akan menanggung sisanya serta komponen pendanaan lainnya.
Kesimpulan
Meski belum semua beasiswa baru diumumkan secara resmi, informasi mengenai program yang akan dibuka di LPDP 2025 menunjukkan adanya berbagai peluang besar bagi WNI. Para calon pendaftar diharapkan selalu memantau laman resmi LPDP untuk mendapatkan informasi terkini terkait persyaratan dan jadwal pendaftaran. Dengan persiapan matang, peluang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri semakin terbuka lebar.

