JAKARTA (Sketsa.co) — Psikopat adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada individu yang memiliki gangguan kepribadian antisosial. Sering kali, individu psikopat hadir di sekitar kita tanpa kita sadari. Bahkan, mungkin, diri kita sendiri sebenarnya adalah seorang psikopat.
Berdasarkan pengalaman dan pendapat para ahli kejiwaan dan kesehatan mental, individu bisa dikategorikan psikopat apabila mempunyai ciri-ciri umum sebagai berikut:
- Kurangnya rasa empati dan kepedulian terhadap perasaan orang lain.
- Kesulitan dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat dan stabil.
- Kecenderungan untuk bersikap manipulatif dan memanipulasi orang lain demi kepentingannya sendiri.
- Kebutuhan akan sensasi dan kecenderungan untuk mengambil risiko tinggi.
- Sikap yang tidak bertanggung jawab dan sulit mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
- Kecenderungan untuk berbohong secara terus-menerus dan merencanakan penipuan.
- Tidak memiliki rasa penyesalan atau rasa bersalah atas tindakan buruk yang mereka lakukan.
Baca juga: Cara Mengatasi Anak Tantrum di Muka Umum
Namun perlu diingat bahwa tidak semua orang dengan gangguan kepribadian antisosial harus dianggap sebagai psikopat. Diagnosis harus dilakukan oleh seorang profesional yang terlatih dalam bidang psikologi atau psikiatri.
Yang pasti, jika Anda atau anggota keluarga Anda memiliki gejala-gejala atau ciri-ciri sebagai individu psikopat seperti yang diuraikan di atas, sebaiknya segera hubungi psikolog atau psikiater (dokter jiwa) agar mendapatkan penanganan profesional yang tepat.

