JAKARTA (Sketsa.co) — Tahukah Anda bahwa Indonesia memiliki salah satu tambang intan terbesar di dunia? Ya, tambang intan itu terletak di Pulau Kalimantan. Intan terbesar yang pernah ditemukan diberi nama Intan Trisakti.
Ada beberapa wilayah di Kalimantan yang dikenal sebagai daerah penghasil intan, antara lain Martapura, Banjarbaru, Cempaka, dan Barito Kuala, semuanya di Kalimantan Selatan. Selain itu, ada juga tambang intan di daerah Ngabang, Kalimantan Barat.
Di beberapa tambang intan tersebut, banyak warga yang menggantungkan nasibnya dengan bekerja sebagai penambang intan. Mereka menggali tanah hingga kedalaman beberapa meter untuk mencari intan. Biasanya dilakukan secara berkelompok, dari mulai 5 orang sampai belasan orang.
Kalau nasib lagi bagus, mereka bisa mendapatkan intan cukup besar atau beberapa intan kecil-kecil.
Sejak ada penambangan intan di Kalimantan Selatan, muncul industri pengasahan intan untuk dijadikan berlian. Industri ini menggunakan alat pengasahan modern yang dimulai sejak zaman kolonial Belanda, dan terus berkembang di zaman kemerdekaan.
Banyak warga Kalsel di sekitar tambang intan yang akhirnya berprofesi sebagai pengasah intan. Dalam bahasa etnis Banjar, profesi itu lazim disebut “penggosok intan” atau “tukang gosok”.
Intan Trisakti
Dari Bumi Kalimantan itulah pernah ditemukan intan dengan berat 166,75 karat. Ini intan terbesar yang pernah ditemukan di Kalimantan sejauh ini.
Seperti dikuitip Wikipedia, kisah bermula pada 26 Agustus 1965 saat sekelompok pendulang intan yang diketuai Haji Masdalam menemukan intan seukuran telur merpati, lokasinya di Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru.
Baca juga: Plus-Minus Menikah di Usia 30 Tahun ke Atas
Para penemunya yang berjumlah 43 orang mendapat ganti uang senilai Rp 3,5 miliar. Namun, karena ada sanering (pemotongan nilai uang dari Rp 1.000 menjadi Rp 1), akhirnya uang yang diterima hanya Rp 3,5 juta. Uang balas jasa ini kemudian dipakai untuk naik haji bagi penemu dan keluarganya serta pihak lain yang terlibat, semuanya berjumlah sekitar 80 orang.
Oleh Presiden Soekarno, intan besar itu diberi nama Intan Trisakti. Setelah diasah menjadi berlian konon nilainya meroket hingga mencapai Rp 10 triliun. Kabar terakhir menyebutkan berlian dari Intan Trisakti itu kini disimpan di sebuah museum di Belanda. Intan Trisakti sendiri terkenal dengan kualitasnya yang sangat baik, terutama dalam hal ukuran, kejernihan, dan keindahan.

