JAKARTA (Sketsa.co) — Ibarat tak ada angin tak ada hujan, sekonyong-konyong relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Ganjar Pranowo (GP) Center menyatakan bakal mendeklarasikan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, untuk maju sebagai bakal calon wali kota Depok, Jawa Barat, pada Pilkada 2024.
“GP Center akan mengajak masyarakat dan mendeklarasikan diri pada tanggal 1 April 2023 untuk mendukung Mas Kaesang pada Pilkada Depok 2024 yang akan datang,” kata Ketua Harian DPP GP Center Thomas Djunianto dalam keterangannya, Rabu (29/3/2023).
“Depok butuh pemimpin yang dinamis, menghargai keberagaman masyarakatnya, asyik, muda, dan terbuka dengan perkembangan zaman sehingga kota ini maju dan berkembang di setiap kecamatannya,” papar Thomas.
Sejak 2005 hingga kini, Wali Kota Depok selalu dipegang kader atau sosok yang didukung PKS. Pada Pilkada Depok 2005, PKS yang mengusung Nur Mahmudi Ismail berhasil memenangkan hajatan itu dan Nur Mahmudi kembali terpilih saat maju pada Pilkada Depok 2010 dengan menggandeng Mohammad Idris sebagai wakilnya.
Setelah itu, PKS mengusung Mohammad Idris-Pradi yang juga berhasil memenangkan Pilkada Depok 2015. Pada Pilkada Depok 2020, pasangan Muhammad Idris-Imam Budi Hartono berhasil memantapkan dominasi PKS di Depok, sehingga kota ini sering dijuluki sebagai “kandang PKS”.
Kaesang Terjun Politik
Seperti diketahui, Kaesang Pangarep beberapa waktu lalu dikabarkan pernah menyatakan minatnya untuk terjun ke politik di hadapan Presiden Joko Widodo saat kumpul keluarga dalam rangka libur Imlek di Solo.
Baca juga: Saat JK “Turun Gunung” Urusan Cawapres Pendamping Anies
Sejak itu, beredar spekulasi Kaesang akan maju dalam Pilkada Surakarta (Solo) 2024. Di kalangan kader PDIP di Solo, mencuat wacana untuk menduetkan Kaesang dengan Rheo Fernandes, putra politisi senior PDIP Solo yang juga mantan Wali Kota Solo, Hadi Rudyatmo.
Akan halnya Gibran Rakabuming Raka (putra sulung Jokowi) yang saat ini menjabat Wali Kota Solo, diproyeksikan untuk maju di pilkada gubernur, entah DKI Jakarta atau Jawa Tengah.
Pertanyaannya, kalau benar Kaesang maju ke Pilkada Depok, mampukah dia menumbangkan dominasi kandidat wali kota dari PKS?

