JAKARTA: Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 mengumumkan pembukaan lowongan pekerjaan melalui akun resmi Instagramnya. Perusahaan yang masih bergelut dengan masalah gagal bayar ini mencari staf administrasi sebagai bagian dari upaya restrukturisasi.
Dalam pengumuman, AJB Bumiputera menyebutkan kualifikasi untuk pelamar, yakni lulusan minimal S1 dari semua jurusan, usia maksimal 26 tahun, dan terbuka untuk fresh graduate. Kandidat juga harus mampu menggunakan Microsoft Office, bekerja di bawah tekanan, serta memiliki kemampuan kerja tim maupun individu. Pelamar dapat mengirim CV dan surat lamaran melalui email ke recruitmentajbb@gmail.com.
Namun, langkah ini menuai reaksi dari nasabah yang menjadi korban gagal bayar. Di grup Facebook publik “Nasabah Korban Bumiputera 1912,” beberapa warganet mengkritik langkah perusahaan, menganggap pembukaan rekrutmen sebagai upaya yang justru membebani keuangan perusahaan di tengah kewajiban membayar klaim tertunda.
Sementara itu, AJB Bumiputera berencana memberikan informasi terbaru terkait perkembangan perusahaan pada awal Desember 2024. Menurut laporan keuangan hingga Oktober 2024, perusahaan mencatat pendapatan Rp748,1 miliar, turun dari Rp826,05 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban perusahaan juga menurun dari Rp1,68 triliun menjadi Rp1,23 triliun, sehingga kerugian setelah pajak berkurang dari Rp861 miliar menjadi Rp484 miliar.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga September 2024, AJB Bumiputera telah membayarkan klaim tertunda senilai Rp337,4 miliar kepada 91.403 peserta melalui skema penurunan nilai manfaat (PNM). Meski demikian, angka ini masih jauh dari target klaim Rp2,8 triliun yang ditetapkan dalam rencana penyehatan keuangan.

