JAKARTA: Wilayah pantai utara Kota Buol, Sulawesi Tengah, diguncang gempa tektonik pada Sabtu, 7 Desember 2024, pukul 00.14 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bermagnitudo 5,8 terjadi di laut, 73 km barat laut Buol, dengan kedalaman 21 km.
Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono, melalui akun media sosialnya, @DaryonoBMKG, membagikan dokumentasi kerusakan akibat gempa tersebut. Tiga foto dan satu video pendek menunjukkan bangunan yang rusak, meskipun lokasi spesifiknya tidak dijelaskan.
BMKG menyebut gempa ini termasuk kategori dangkal karena aktivitas subduksi lempeng Laut Sulawesi. Getaran dirasakan di Buol dan Toli-Toli dengan intensitas III-IV MMI, sementara di Berau dengan intensitas II MMI.
Hingga pukul 00.40 WIB, BMKG tidak mencatat adanya gempa susulan (aftershock). Namun, masyarakat diimbau tetap waspada dan menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG juga mengingatkan agar masyarakat menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
Selain itu, penting untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal dan memastikan strukturnya cukup kuat untuk menahan gempa. Dengan langkah ini, risiko dampak gempa dapat diminimalkan.
Gempa ini kembali mengingatkan pentingnya mitigasi bencana, khususnya di wilayah rawan gempa seperti Sulawesi Tengah.

