JAKARTA (Sketsa.co) — Suntikan vitamin C biasanya diberikan untuk mengatasi kekurangan vitamin C yang akut atau untuk tujuan medis tertentu seperti pengobatan kanker.
Namun, jika Anda bertanya tentang kebutuhan harian vitamin C, biasanya tidak perlu disuntikkan jika Anda mampu mendapatkannya dari makanan atau suplemen yang dikonsumsi secara oral.
Vitamin C merupakan nutrisi penting bagi tubuh karena berperan dalam banyak fungsi biologis, termasuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu pembentukan kolagen, dan berperan sebagai antioksidan.
Akan tetapi tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, sehingga perlu diperoleh dari makanan atau suplemen.
Untuk sebagian besar orang, kebutuhan harian vitamin C dapat terpenuhi dengan konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran, terutama jeruk, kiwi, tomat, paprika, dan brokoli.
Baca juga:
Bahaya Konsumsi Vitamin C Berlebihan
Tips Mengatasi Kerusakan Emosional
Namun, pada beberapa kondisi medis tertentu, dosis tinggi vitamin C dapat direkomendasikan oleh dokter.
Jadi, secara umum, suntikan vitamin C mungkin tidak diperlukan jika Anda mampu memenuhi kebutuhan harian Anda melalui makanan atau suplemen oral.
Tapi jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau kekurangan vitamin C yang parah, dokter Anda dapat merekomendasikan suntikan vitamin C sebagai bagian dari perawatan yang tepat.

