Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Jokowi yang Kian Menjauh dari PDIP
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Jokowi yang Kian Menjauh dari PDIP
Politik

Jokowi yang Kian Menjauh dari PDIP

Tak bisa dipungkiri, langkah Presiden Jokowi merangkul Partai Demokrat yang ditandai dengan menjadikan sang ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri ATR/Kepala BPN sekaligus mengindikasikan bahwa relasi Jokowi dengan PDI Perjuangan kian renggang atau menjauh. 

Last updated: Kamis, 22 Februari 2024, 5:24 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
(Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Tak bisa dipungkiri, langkah Presiden Jokowi merangkul Partai Demokrat yang ditandai dengan menjadikan sang ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri ATR/Kepala BPN sekaligus mengindikasikan bahwa relasi Jokowi dengan PDI Perjuangan kian renggang atau menjauh.

Dengan potensi kuat kemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 yang notabene “di-endorse” Jokowi, hal itu tentu saja menambah rasa percaya diri Jokowi selaku presiden yang ingin program-program kerjanya, misalnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, tetap dilanjutkan oleh pemerintahan mendatang.

Meski relasi Jokowi dengan PDIP, khususnya sang ketum Megawati Soekarnoputri, terlihat dingin, hal itu agaknya tak mengganggu kinerja Jokowi sebagai presiden dalam menjalankan agenda-agenda pemerintahan. Hubungan yang renggang sejak penentuan dukungan pasangan capres-cawapres tersebut tampaknya belum akan mencair dalam waktu dekat.

Bahkan, sangat mungkin hubungan dingin itu akan berlanjut sampai Jokowi mengakhiri periode kedua jabatan presiden pada 20 Oktober 2024 jika tidak ada upaya kedua belah untuk mencairkan kebekuan. Sejauh ini, wacana untuk mempertemukan Jokowi dengan Megawati yang kabarnya akan dijembatani oleh Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X belum ada tanda-tanda bakal terealisasi dalam tempo dekat.

Bahkan, boleh jadi dengan bergabungnya Demokrat di koalisi pemerintahan malah kian memicu ketegangan hubungan antara Jokowi dan Megawati. Dukungan Demokrat seolah memberi sinyal bahwa seandainya PDIP memutuskan keluar dari koalisi pro-Jokowi, toh sudah ada penggantinya, yakni Demokrat, partai kuat yang di belakangnya ada nama besar Presiden RI ke-6 SBY.

Lebih Nyaman

Harus diakui, dalam beberapa waktu terakhir, Jokowi tampak lebih nyaman bergaul dengan para elite politik partai koalisi pro-pemerintah non-PDIP, semisal Golkar, Gerindra dan PAN, yang kebetulan ketiganya bergabung di Koalisi Indonesia Maju yang mengusung duet Prabowo-Gibran.

Di sisi lain, meski Nasdem mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, namun jalinan komunikasi antara sang ketum Surya Paloh dengan Presiden Jokowi tetap berjalan baik sebagai anggota koalisi partai pro-pemerintah. Beberapa hari lalu, Surya Paloh bertemu Jokowi di Istana yang dikemas dalam acara makan malam selama sekitar satu jam.

Baca juga: Panggung Baru AHY Menuju 2029

Pertemuan Surya Paloh dan Jokowi di tengah perhitungan hasil Pilpres 2024 yang masih berjalan menyisakan spekulasi tentang kemungkinan adanya pembicaraan yang mengarah pada tawaran agar Nasdem bergabung dengan koalisi pro-Prabowo-Gibran yang disebut-sebut bakal memimpin pemerintahan mendatang.

Semua spekulasi itu tentu saja cepat atau lambat akan terjawab. Namun satu hal yang bisa dipastikan sejauh ini adalah bahwa relasi Jokowi dengan Megawati tampak makin renggang alias menjauh…

 

 

 

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: AHY, Megawati Soekarnoputri, Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PDIP, Presiden Jokowi
Raden Parwoto 22 Februari 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Panggung Baru AHY Menuju 2029
Next Article Jatuh-Bangun Dinasti Politik di Indonesia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?