Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Benarkah Prabowo-Gibran Cermin Jokowi Tiga Periode?
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Benarkah Prabowo-Gibran Cermin Jokowi Tiga Periode?
OpiniPolitik

Benarkah Prabowo-Gibran Cermin Jokowi Tiga Periode?

Tudingan panas yang dilontarkan Hasto Kristiyanto kian menambah daftar gesekan antara PDIP dengan Jokowi yang pada Pilpres 2024 ini memilih berbeda langkah politik dengan partai pengusungnya dua periode sebagai presiden tersebut.

Last updated: Senin, 29 Januari 2024, 1:33 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Infograsi/Istimewa
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Elite Gerindra mengungkapkan kekecewaannya terhadap pernyataan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang menyebut bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencerminkan ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berkuasa selama tiga periode.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menilai pernyataan tersebut sebagai upaya untuk merendahkan Jokowi, dan ia memastikan bahwa Jokowi tidak memiliki niatan untuk menjabat tiga periode.

“Dengan apa yang dikatakan Hasto, itu hanya usaha untuk men-downgrade Presiden Jokowi,” tegas Muzani di Jakarta pada Jumat (26/1). Muzani juga memprediksi bahwa jika Hasto berhasil men-downgrade Presiden Jokowi, hal tersebut akan berdampak negatif pada pasangan calon Prabowo-Gibran.

Meskipun Prabowo berasal dari Partai Gerindra, Muzani menegaskan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi, mengingat hanya program-programnya saja yang mirip dengan Jokowi. “Kan Pak Jokowi ini akan mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 20 Oktober 2024, dan menurut saya, tuduhan untuk men-downgrade Pak Jokowi oleh Hasto tidak memiliki dasar,” papar Muzani.

Baca juga: Anomali Itu Berjudul ‘Kampanye Dipadati Massa Tapi Elektabilitas Rendah’

Sebelumnya,  Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa pasangan Prabowo-Gibran merepresentasikan keinginan Jokowi untuk menjabat tiga periode. Hasto menganggap pernyataan kontroversial Jokowi, yang memperbolehkan seorang kepala negara untuk berpihak dan berkampanye di pemilihan presiden, sebagai bukti ambisi tiga periode. Namun, Gerindra dan Prabowo menegaskan bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan kenyataan politik.

Tudingan panas yang dilontarkan Hasto Kristiyanto kian menambah daftar gesekan antara PDIP dengan Jokowi yang pada Pilpres 2024 ini memilih berbeda langkah politik dengan partai pengusungnya dua periode sebagai presiden tersebut.

Patang Arang

Agaknya, PDIP memang sudah “patah arang” dengan Jokowi, yang dulu dielu-elukan sebagai kader terbaik. Sebaliknya, langkah Jokowi untuk lebih mendukung pencapresan Prabowo yang berpasangan dengan anaknya, Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres, telah menggoreskan “luka” besar di tubuh partai banteng.

Di luar soal alasan atau argumen di balik Jokowi lebih memilih mendukung pencapresan Prabowo daripada Ganjar Pranowo sebagai sesama kader PDIP, penilaian miring Hasto bahwa Prabowo-Gibran adalah cermin Jokowi tiga periode tentu menambah ketegangan hubungan antara PDIP dengan Presiden Jokowi.

Agaknya, ke depan, keretakan hubungan antara PDIP dengan Jokowi makin sulit dipulihkan…

 

 

 

 

You Might Also Like

Lurah: Jembatan Emas di Persimpangan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

TAGGED: Hasto Kristiyanto, Pilpres 2024, Prabowo-Gibran, Presiden Jokowi, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PDIP
Raden Parwoto 29 Januari 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Anomali Itu Berjudul ‘Kampanye Dipadati Massa Tapi Elektabilitas Rendah’
Next Article Setengah Hati di Pilpres, Demokrat Fokus ke Pileg
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?