JAKARTA (Sketsa.co) — Kubu capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus menggelorakan keyakinan bahwa Pilpres 2024 akan berlangsung satu putaran dengan kemenangan pasangan nomor urut 02 tersebut.
Terakhir, politisi Partai Demokrat Andi Arief, dalam cuitannya di media sosial X (eks Twitter), pada intinya meyakini pilpres akan berlangsung satu putaran dengan kemenangan untuk Prabowo-Gibran.
Demokrat adalah salah satu partai pendukung Koalisi Indonesia Maju yang mengusung duet Prabowo-Gibran. Seperti diketahui, setelah cabut dari koalisi pendukung bakal capres Anies Baswedan, Demokrat kemudian memutuskan mendukung pencapresan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Keyakinan Andi Arief bahwa pilpres akan berlangsung satu putaran antara lain didasarkan pada hasil survei Indikator Politik Indonesia pada 23-24 Desember 2023.
Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran menggaungkan optimismenya bahwa meski Pilpres 2024 diikuti tiga pasangan calon (paslon), tapi akan dimenangkan paslon 02 dalam satu putaran demi merujuk sejumlah hasil survei.
Namun, tenaga pengajar Fisipol UGM yang juga Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad menilai bahwa hasil survei bisa dibagi dalam dua kategori, yaitu data optimistis dan data skeptis.
Data optimistis diwakili berbagai hasil survei yang menunjukkan Prabowo-Gibran mendapatkan elektabilitas di rentang 45%-47%, sehingga terbuka peluang bagi Prabowo untuk menang satu putaran.
Data itu antara lain diwakili oleh hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada 26 Desember 2023 yang menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 46,7%, serta hasil survei Poltracking yang mencatat elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 45,2%.
Sedangkan data skeptis menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran masih di angka 40%-43%. Data ini diwakili hasil survei Litbang Kompas yang mencatat elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 39,3% meski menempati urutan pertama.
Kemudian, hasil survei nasional Pusat Polling Indonesia elektabilitas Prabowo-Gibran 41%. Pun hasil survei yang digelar CSIS juga menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran masih 43,7%.
Baca juga: Anies-Cak Imin dan Potensi Mengulang Plot Pilkada DKI 2017
Nyarwi berpendapat dengan data-data tersebut, berat bagi Prabowo-Gibran untuk menang satu putaran di Pilpres 2024, tulis CNNIndonesia.com, Selasa (2/1).
Saat ini, baik kubu paslon nomor 01 (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) maupun kubu paslon nomor urut 03 (Ganjar Pranowo-Mahfud MD) tengah berupaya keras menggenjot elektabilitas mereka di tengah keterbatasan sumber daya yang mereka miliki.
Berebut Tiket
Dengan keyakinan kuat bahwa Pilpres 2024 akan berlangsung dua putaran dan salah satu paslon yang hampir dipastikan melaju ke putaran kedua salah satunya adalah Prabowo-Gibran, sesungguhnya Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud tengah berkompetisi untuk memperebutkan satu tiket lainnya untuk bisa melenggang ke putaran kedua.
Ada keyakinan yang berkembang di kubu 01 dan 03 bahwa jika salah satu dari mereka bisa lolos ke putaran kedua, maka peluang untuk memenangkan kontestasi akhir Pilpres 2024 terbuka lebar.
Jadi, bakal satu putaran atau dua putaran?

