Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Dampak Pernyataan Ade Armando Bisa Ganggu Elektoral PSI
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Dampak Pernyataan Ade Armando Bisa Ganggu Elektoral PSI
Politik

Dampak Pernyataan Ade Armando Bisa Ganggu Elektoral PSI

Pernyataan Ade Armando dinilai memiliki efek elektoral bagi PSI di kawasan DIY, karena cukup banyak masyarakat yang terganggu dengan pernyataan tersebut.

Last updated: Kamis, 7 Desember 2023, 1:18 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA (Sketsa) — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan PSI taat dengan konstitusi dan menghormati adat dan konstitusi di Yogyakarta.

“Kami dari partai PSI taat sama konstitusi apalagi yang menyangkut dengan daerah keistimewaan dari Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Kaesang di Surabaya, Rabu (6/12).

Kaesang mempersilakan siapapun kader untuk keluar dari PSI jika tidak bisa mengikuti aturan main di PSI. Dia juga menyebut Ade Armando secara khusus.

“Jadi buat kader PSI yang tidak bisa mengikuti undang-undang maupun Undang-Undang Dasar (UUD), itu juga buat Bang Ade (Ade Armando) maupun kader yang lain yang enggak bisa taat, bisa keluar saja dari PSI,” tegasnya.

Sebelumnya, massa dari Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta untuk Sinambungan Keistimewaan (Paman Usman) pada Senin (4/12) menggelar aksi di Yogyakarta mendesak PSI untuk menanggapi dengan tegas sikap Ade Armando, seorang kader PSI.

Ade Armando dianggap telah menghina Yogyakarta melalui unggahan di media sosial, terutama terkait dengan isu dinasti di Yogyakarta dan pengisian jabatan gubernur serta wakil gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tanpa melalui sistem pemilu.

Koordinator Paman Usman, Widihasto, menyatakan bahwa PSI harus segera mengambil sikap terhadap Ade Armando karena dia merupakan kader dan caleg PSI. Kelompok ini juga mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap Ade Armando atas dugaan penyebaran kabar bohong terkait sejarah Yogyakarta.

Widihasto memberi PSI waktu 2x 24 jam untuk merespons tuntutan mereka. Jika tidak ada respons, mereka mengancam akan menyebarkan propaganda bahwa PSI harus hilang dari Yogyakarta dan dianggap sebagai partai terlarang.

Blunder

Widihasto menilai tindakan Ade Armando sebagai blunder terburuk yang merendahkan harga diri Yogyakarta.

Seperti diketahui, Ade Armando menyinggung isu dinasti di Yogyakarta setelah adanya aksi kritik mahasiswa terhadap politik dinasti Presiden Joko Widodo dan putranya, Gibran Rakabuming Raka, dalam Pemilu Presiden 2024. Gibran saat ini menjadi cawapres pendamping capres Prabowo Subianto.

Dalam unggahan videonya yang telah dihapus, Ade menyatakan bahwa pertama-tama yang harus dilawan oleh mahasiswa di Yogyakarta adalah sistem dinasti yang digunakan dalam penentuan gubernur tanpa melibatkan pemilu.

Pernyataan kontroversial Ade Armando itu memicu reaksi keras sejumlah kalangan karena dinilai menghina sejarah keistimewaan Yogyakarta.

Dimintai tanggapan pers soal pernyataan Ade Armando, Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang juga Raja Keraton Yogyakarta, memberikan tanggapan santai. Dia mempersilakan kalau UU tentang DIU mau diubah.

Arya Budi, pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, menilai pernyataan Ade Armando memiliki efek elektoral bagi PSI di kawasan DIY, karena cukup banyak masyarakat yang terganggu dengan pernyataan tersebut.

Menyusul aksi mengecam pernyataan Ade Armando, sejumlah baliho PSI di beberapa titik di Kabupaten Gunung Kidul, DIY dicopoti.

Seperti diketahui, PSI yang kini dipimpin putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, menargetkan bisa lolos ambang batas parlemen dan menjadi penghuni Senayan usai Pemilu 2024.

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Ade Armando, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Paman Usman, PSI, Sri Sultan, Yogyakarta
Raden Parwoto 7 Desember 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kadin Konsisten Bersikap Netral pada Pilpres 2024
Next Article Pinjol Legal dan Ilegal, Begini Cara Mudah Membedakannya
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?