Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Dunia Usaha Ingin Pilpres Hanya Diikuti Dua Paslon, Mungkinkah?
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Dunia Usaha Ingin Pilpres Hanya Diikuti Dua Paslon, Mungkinkah?
Politik

Dunia Usaha Ingin Pilpres Hanya Diikuti Dua Paslon, Mungkinkah?

Bukan tak mungkin di menit-menit terakhir menjelang penutupan pendaftaran di KPU pada 19-25 Oktober 2023, terjadi dinamika yang intens sehingga pasangan capres-cawapres yang akan resmi didaftarkan ke KPU berubah. Segala kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk kemungkinan Pilpres 2024 hanya diikuti dua paslon…

Last updated: Jumat, 13 Oktober 2023, 3:54 PM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Dari kiri ke kanan: Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo (Kolase foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menyebutkan kalangan dunia usaha berharap Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon (paslon) presiden-wakil presiden agar lebih efektif dan efisien dengan hanya satu putaran.

Bamsoet, sapaan akrab Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukam) Kadin Indonesia itu, mengatakan bahwa polarisasi pilpres yang berjalan panjang dan berlarut-larut dapat mengganggu situasi kondusif bangsa, sehingga menyebabkan hilangnya momentum pemulihan dan pertumbuhan ekonomi.

“Dunia usaha juga berharap jika capresnya tidak berasal dari dunia usaha seperti Presiden Joko Widodo, cawapresnya diharapkan berasal dari dunia usaha,” ungkap Bamsoet, dalam keterangan persnya, Kamis (12/10).

Bamsoet memaparkan bahwa selama 10 tahun memimpin Indonesia, pemerintahan Presiden Jokowi bisa berjalan efektif dan efisien, tidak lain karena latar belakang Jokowi sebagai pengusaha. Karena itu, ada baiknya jika dalam Pilpres 2024 ini, pasangan capres-cawapresnya juga diikuti perwakilan dari kalangan dunia usaha.

“Sehingga pemulihan dan pertumbuhan perekonomian yang saat ini sudah berjalan dengan baik bisa terus terpelihara,” katanya.

Saat ini, terdapat tiga poros koalisi partai. Koalisi Perubahan yang digawangi Nasdem, PKS dan PKB mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, sementara Koalisi Indonesia Maju (Gerindra, Golkar, PAN dan Demokrat) mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal capres, sedangkan koalisi PDIP dan PPP mengusung bacapres Ganjar Pranowo.

Baca juga: Keluarga Jokowi di Persimpangan Jalan Politik…

Sampai detik ini, koalisi pro-Prabowo belum memutuskan bakal cawapres, begitu pun dengan koalisi pro-Ganjar.  Kabarnya, koalisi pro-Prabowo menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (16/10) terkait dengan gugatan uji materi pasal mengenai syarat usia minimal capres-cawapres dalam UU Pemilu. Jika MK mengabulkan, Walikota Surakarta (Solo) Gibran Rakabuming Raka berpeluang besar menjadi cawapres pendamping Prabowo.

Gibran yang saat ini masih 35 tahun dinilai menjadi “solusi” atas alotnya penentuan sosok cawapres pendamping Prabowo. Putra sulung Presiden Jokowi tersebut juga diprediksi akan mendongkrak elektabilitas Prabowo.

Sementara kandidat cawapres untuk Ganjar konon mengerucut pada tiga nama, Menko Polhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Menparekraf Sandiaga Uno.

Namun, bukan tak mungkin di menit-menit terakhir menjelang penutupan pendaftaran di KPU pada 19-25 Oktober 2023, terjadi dinamika yang intens sehingga pasangan capres-cawapres yang akan resmi didaftarkan ke KPU berubah. Segala kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk kemungkinan Pilpres 2024 hanya diikuti dua paslon…

 

 

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: dua pasangan capres-cawapres, dunia usaha, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Pilpres 2024
Raden Parwoto 13 Oktober 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Keluarga Jokowi di Persimpangan Jalan Politik…
Next Article Kadin Konsisten Bersikap Netral pada Pilpres 2024
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?