Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Di Balik Keresahan yang Muncul di Internal Golkar
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Di Balik Keresahan yang Muncul di Internal Golkar
Politik

Di Balik Keresahan yang Muncul di Internal Golkar

Meski wacana munaslub telah dibantah, tak serta merta adanya keresahan di internal Partai Golkar teredam seiring dengan belum jelasnya arah keputusan partai tersebut dalam menghadapi Pemilu 2024, termasuk Pilpres.

Last updated: Jumat, 21 Juli 2023, 5:56 PM
By Raden Parwoto
Share
4 Min Read
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Meski wacana munaslub telah dibantah, tak serta merta adanya keresahan di internal Partai Golkar teredam seiring dengan belum jelasnya arah keputusan partai tersebut dalam menghadapi Pemilu 2024, termasuk Pilpres.

Isu Munaslub Golkar mula-mula digulirkan oleh anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam yang menyebut bahwa Dewan Pakar Golkar ingin mengevaluasi hasil Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019.

Evaluasi itu terkait dengan penetapan Arilangga Hartarto sebagai bakal calon presiden Golkar untuk Pilpres 2024. Bahkan, katanya, tidak menutup kemungkinan ada munaslub untuk mencopot Airlangga sebagai ketua umum.

“Ya, apabila keputusan munas itu bukan Airlangga jadi calon presiden, berarti harus munaslubkan, karena harus mengubah keputusannya. Jadi, munaslub dalam rangka mengubah keputusan Airlangga (agar ditentukan) bukan (sebagai) calon presiden. Bisa calon lain kan, apakah yang lainnya, saya ndak sebut nama, nah itu bisa juga,” kata Ridwan saat dihubungi wartawan, Minggu (9/7).

“Karena munaslub, maka pergantian ketua umum, bisa mengarah ke sana. Tergantung pemilik suara, kita kan bukan pemilik suara,” ujarnya.

Ridwan menilai perlu ada tokoh superhebat untuk menggantikan Airlangga mengingat pelaksanaan Pemilu 2024 tinggal hitungan bulan.

“Kalau sekarang menurut pendapat saya, karena ini tinggal enam bulan (Pemilu 2024) sampai Februari, harus orang yang betul-betul mempunyai klasifikasi superhebat,” kata Ridwan, Rabu (12/7).

Dua menyebutkan beberapa sosok seperti Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menko PMK Muhadjir Effendy, hingga Menko Polhukam Mahfud MD. Namun, di antara nama itu, hanya Luhut yang merupakan kader Golkar.

“Orang yang duduk di pemerintahan, superhebat, siapa yang selevel oleh Pak Airlangga, ya Opung Luhut Binsar Pandjaitan,” kata Ridwan.

Ridwan juga menyebut sejumlah nama lainnya seperti Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

Selain Ridwan Hisjam, sejumlah politisi Golkar yang mendorong Munaslub antara lain Lawrence TP Siburian,  Zainal Bintang, dan sekitar 10 kader Golkar lainnya.

Lawrence mengatakan, pihaknya mendorong adanya munaslub karena tidak jelasnya arah Golkar jelang gelaran Pemilu 2024.

Seperti diketahui, Golkar merupakan partai “juara kedua” di bawah PDIP  merujuk hasil Pemilu 2019, yang menempatkan 85 kadernya di DPR RI. Di bawah Golkar, ada Partai Gerindra dengan 78 kursi dan Partai Nasdem  dengan 59 kursi. Namun, meski partai tiga besar, soal pencapresan itu Golkar terbilang kurang dinamis dibandingkan partai lainnya.

Jauh-jauh hari Golkar memang sudah menggalang kerja sama dengan PPP dan PAN. Mereka mengusung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Namun, ternyata PPP telah bergabung dengan PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres. Begitu juga PAN, yang diprediksi menjatuhkan pilihan ke Ganjar atau Prabowo Subianto.

Elektabilitas Turun

Sejumlah hasil survei memperlihatkan elektabilitaas Golkar cenderung turun. Hasil survei Litbang Kompas pada 29-10 Mei 2023 misalnya,  Golkar menempati urutan keempat dengan elektabilitas 7,3%, tertinggal jauh dari PDIP yang meraih 23,3%, Gerindra 18,6%, dan Demokrat 8%.

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga menunjukkan Golkar berada di urutan ke-4 dengan raihan 6%, jauh tertinggal dari PDIP yang mendapatkan 23,7%, Gerindra 14,2%, dan PKS 6,2%.

Baca juga: Giliran Budiman Sujatmiko Bertemu Prabowo, Ada Apa dengan PDIP?

Di sisi lain, elektabilitas Airlangga Hartarto sebagai kandidat capres-cawapres juga rendah. Berdasarkan survei LSI, pada simulasi 19 nama capres, elektabilitas Airlangga hanya 0,5%. Sementara dalam daftar 24 nama cawapres, Airlangga hanya meraih 2,6% dan 3,8% pada simulasi 12 nama.

Dengan demikian, kegelisahan dan keresahan yang diekspresikan sejumlah politisi senior Golkar dengan mewacanakan munaslub seperti menemukan alasan pembenar yang masuk akal dan realistis.

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Airlangga Hartarto, elektabilitas Golkar turun, Luhut Binsar Pandjaitan, Munaslub Golkar, Pilpres 2024, Ridwan HIsjam
Raden Parwoto 21 Juli 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Giliran Budiman Sujatmiko Bertemu Prabowo, Ada Apa dengan PDIP?
Next Article Apakah Jokowi Cawe-Cawe Soal Bakal Cawapres Anies?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?