JAKARTA (Sketsa.co) — Relawan Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur memberikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pipres 2024, karena dinilai mampu meneruskan gagasan Presiden Jokowi.
Dukungan itu terungkap pada pertemuan antara Prabowo dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan 15 perwakilan relawan Jokowi dan Gibran di Angkringan Omah Semar, Laweyan, Solo, Jumat (19/5) malam.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah di sela-sela berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Jatim, Sabtu (20/5), Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menyebut para pengkhianat PDIP dan Megawati Soekarnoputri akan dilaknat oleh Tuhan.
Dalam pidato di hadapan para kadernya , Rudy menegaskan sebagai anak ideologis Bung Karno, capres PDIP Ganjar Pranowo, harus menang di Pilpres 2024.
“Siapa yang mengkhianati Ibu Ketua Umum, siapa yang lahir dari rahim PDI Perjuangan, mengkhianati beliau, Tuhan akan melaknat beliau, setuju?,” ungkap Rudy dalam video tersebut yang disambut sorakan setuju kader, tulis Solopos.com.
Rudy juga berpesan kepada para kader PDIP untuk tidak terpengaruh dengan dinamika yang terjadi.
Tak ayal lagi, pertemuan Prabowo-Gibran (putra sulung Presiden Jokowi) yang diikuti dengan pernyataan dukungan 15 perwakilan relawan Jokowi-Gibran wilayah Jateng dan Jatim atas pencapresan Prabowo seperti menguatkan spekulasi yang berkembang belakangan ini bahwa Jokowi—sebagai kader PDIP—belum sepenuhnya total memberikan dukungan kepada pencapresan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebagai sesama kader PDIP.
Sebelumnya, gabungan 18 organ relawan pendukung Jokowi yang mulai menggelar Musyawarah Rakyat (Musra) yang pembukaannya dilakukan Jokowi di Bandung pada 28 Agustus 2022 telah menghasilkan rekomendasi tiga nama kandidat capres kepada Jokowi yakni Ganjar Pranowo dari PDIP, Prabowo Subianto, serta Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Rekomendasi Musra
Hasil rekomendasi Musra itu secara resmi telah diserahkan kepada Jokowi dalam hajatan puncak Musra yang dihadiri ribuan relawan yang memadai Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/5).
Namun, hingga acara selesai, Jokowi yang diberi mandat para relawan untuk memilih dan menentukan satu dari tiga nama tersebut untuk didukung sebagai capres pada Pilpres 2024, belum melakukannya.
“Belanda masih jauh,” katanya seraya mengingatkan para relawan untuk tidak grusa-grusu dalam soal mendukung capres 2024.
“Kita tunggu arahan serta perintah Pak Jokowi karena relawan Pak Jokowi tunduk dan patuh terhadap perintah Pak Jokowi, siapa pun nama yang diputuskan Pak Jokowi,” ujar Penanggung Jawab Musra Budi Arie Setiadi.
Baca juga: Ketika Sosok Mahfud MD Makin Moncer di Bursa Cawapres
Pernyataan Budi Arie Setiadi tersebut mendapat respon tajam dari Wakil Koordinator Tim Pemenangan Relawan Pemilu PDIP Adian Napitupulu. Dia menilai para relawan bisa menjerumuskan Jokowi jika terus menerus meminta arahan terkait dukungan capres jelang Pilpres 2024.
Adian meyakini Jokowi tak akan memberikan arahan terkait capres kepada para relawannya sampai kapan pun, karena Jokowi sadar akan posisinya sebagai presiden.

