Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Saat Imam Masjid Istiqlal Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Saat Imam Masjid Istiqlal Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo
Politik

Saat Imam Masjid Istiqlal Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo

Sebagai Imam Masjid istiqlal, sosok Nasaruddin sangat dihormati dan disegani banyak kalangan, termasuk komunitas Islam yang “berseberangan” atau “tidak nyaman” dengan PDIP dan atau Ganjar Pranowo.

Last updated: Jumat, 19 Mei 2023, 5:09 AM
By Raden Parwoto
Share
3 Min Read
Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menjadi kandidat baru calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Bagaimana peluangnya, dan apa dampaknya terhadap konstelasi pilpres mendatang seandainya Nasaruddin Umar benar menjadi cawapres pendamping capres Ganjar Pranowo?

Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy alias Rommy menyatakan pihaknya telah melakukan pendekatan kepada Nasaruddin dalam beberapa waktu terakhir.

“Kyai Nasaruddin Umar adalah salah satu tokoh bangsa yang sedang kami pertimbangkan untuk menjadi cawapres Mas Ganjar,” ungkap Rommy dalam keterangan tertulis, Selasa (16/5).

Rommy menyebut Nasaruddin pantas menjadi cawapres Ganjar karena diterima berbagai kalangan, serta menganut paham keagamaan yang moderat.

Selain itu, Nasaruddin saat ini menjabat sebagai petinggi di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pun kehadiran pria asal Sulawesi Selatan itu dianggap mewakili masyarakat di luar Pulau Jawa.

Nasaruddin sendiri mengaku belum mengetahui tentang usulan yang menyebutkan namanya sebagai bakal cawapres pendamping Ganjar. Dia mengatakan tidak pernah memiliki rencana untuk menduduki jabatan nomor dua di negara ini.

“Saya belum mendapatkan informasi tersebut. Saya tidak pernah bermimpi seperti itu [menjadi cawapres]. Saya hanya berbuat untuk umat dan bangsa, tanpa memiliki target apapun,” ucap Nasaruddin seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Tiru Jokowi-Ma’ruf

Masuknya Nasaruddin Umar dalam bursa bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo sekonyong-konyong mengingatkan pada langkah koalisi partai yang menetapkan Ma’ruf Amin sebagai cawapres bagi Jokowi pada Pilpres 2019.

Kyai Ma’ruf Amin adalah tokoh senior di NU. Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu pernah menjabat sebagai Rais Aam PBNU.

Dan faktanya, dengan menjadikan Ma’ruf Amin cawapres bagi Jokowi, pasangan ini memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

Tampaknya kisah sukses itu menjadi referensi bagi PDIP dan PPP — dua partai yang sejauh ini telah menyatakan secara resmi mengusung pencapresan Ganjar— untuk kemungkinan menduetkan Nasaruddin Umar dengan sosok yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Baca juga: Mengapa Sosok NU Paling Diperebutkan Jadi Cawapres?

Jika alasannya untuk memberi “warna lebih hijau” (bernuansa Islam) pada pasangan calon yang bakal diusung PDIP dan PPP, strategi itu niscaya masuk akal, realistis dan memenuhi kebutuhan elektoral.

Sebagai Imam Masjid istiqlal, Nasaruddin sangat dihormati dan disegani banyak kalangan, termasuk komunitas Islam yang “berseberangan” atau “tidak nyaman” dengan PDIP dan atau Ganjar Pranowo.

Karena itu, menggandengnya sebagai cawapres Ganjar berpotensi memberikan efek “menetralisir” ketidaknyamanan sebagian kelompok tersebut. Di sisi lain, Nasaruddin sekaligus merepresentasikan basis konstituen besar kaum nahdliyin yang bernaung di bawah NU…

 

 

 

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Imam Besar Masjid Istiqlal, kandidat cawapres Ganjar Pranowo, Nasaruddin Umar, PDIP, Pilpres 2024, PPP, Romahurmuziy
Raden Parwoto 19 Mei 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article 5 YouTuber Indonesia dengan Pendapatan Besar
Next Article Ketika Sosok Mahfud MD Makin Moncer di Bursa Cawapres
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?