JAKARTA (Sketsa.co) — Mardani Ali Sera, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengatakan nama Khofifah Indar Parawansa paling banyak diperbincangkan di internal partai tersebut terkait dengan peluang menyandingkannya sebagai bakal cawapres untuk Anies Baswedan.
“Bu Khofifah banyak dibincangkan di internal, karena pertama memang cool orangnya,” ujar Mardani, pekan lalu.
Tidak hanya itu, basis Khofifah di Jawa Timur dinilai dapat memperkuat elektabilitas Anies. Khofifah juga dinilai dapat mengambil suara pemilih perempuan dan membuka akses ke kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Hal senada juga pernah disampaikan Ahmad Ali, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem. Intinya, figur Khofifah layak dipertimbangkan untuk dijadikan cawapres pendamping Anies, mengingat sosok Gubernur Jatim itu bisa menutupi kelemahan elektabilitas Anies di provinsi tersebut.
Selain pernah menjadi menteri dan kini menjabat gubernur, Khofifah juga dikenal sebagai tokoh menonjol di Muslimat (NU), ormas perempuan kaum nahdliyin.
Selain difavoritkan oleh Nasdem dan PKS untuk menjadi bakal cawapres pendamping Anies, Khofifah juga dilirik partai-partai pengusung kandidat capres lainnya, baik Ganjar Pranowo maupun Prabowo Subianto.
Tak ayal lagi, ke-NU-an Khofifah menjadi faktor terpenting mengapa sosoknya menjadi sangat diminati untuk dijadikan cawapres oleh kandidat capres manapun.
Populasi Besar
Seperti diketahui, NU yang didirikan oleh Hadratussyaikh Hasyim As’yari merupakan organisasi kemasyarakatan yang menaungi kaum nahdliyin, komunitas Islam tradisional di Tanah Air yang populasinya kini diperkirakan mencapai 45 juta jiwa. Hasyim As’yari adalah kakek dari Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Presiden ke-4 RI.
Besarnya jumlah kaum nahdliyin di Jatim diyakini menjadi kontributor utama yang mengantarkan Khofifah meraih kursi gubernur melalui pilkada di provinsi itu beberapa waktu lalu. Tentu saja ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kandidat capres manapun yang ingin menambah potensi dukungan blok suara besar warga NU.
Baca juga: Mengapa Jokowi Belum Putuskan Satu Nama Capres Usulan “Partai Relawan”…
Namun, sosok yang lekat atau dilekatkan dengan komunitas nahdliyin tak hanya Khofifah. Sedikitnya ada dua nama lain yang dianggap punya “warna” ke-NU-an juga, yakni Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri BUMN Erick Thohir. Dua nama ini belakangan juga sering disebut-sebut berpeluang menjadi kandidat cawapres.
Agaknya, satu atau lebih dari tiga nama tersebut (Khofifah, Mahfud dan Erick) memiliki kans besar untuk menjadi bakal cawapres, entah untuk berduet dengan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto…

