JAKARTA (Sketsa.co) — Elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir sebagai kandidat calon wakil presiden mengungguli kandidat lainnya, termasuk Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).
Temuan itu mencuat dari hasil survei Poltracking Indonesia yang dirilis Jumat (28/4). Dalam simulasi 20 nama tokoh bakal cawapres, Erick unggul dengan elektabilitas 16,3%.
“Terpaut tidak terlalu jauh dengan Sandiaga Uno 14,8%, kemudian Ridwan Kamil 12,2%,” papar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam rilis hasil survei seperti dikutip dari kanal Youtube Poltracking TV.
Lebih lanjut, Hanta menyebutkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meraih elektabilitas 7,2%, Mahfud MD 6,5%, Khofifah Indar Parawansa 6,1%, Puan Maharani 3,4%, Airlangga Hartarto 2,9%, dan Muhaimin Iskandar 2,5%.
Dalam simulasi 10 nama, Erick kembali unggul dengan elektabilitas 17,1%, disusul Sandiaga 15,5%, RK 13,5%, Mahfud MD 7,8%, AHY 7,7%, Khofifah 6,8%, Puan 3,5%, Airlangga 3,1%, dan Muhaimin Iskandar 3%, serta Andika Perkasa 2,5%.
Menurut Hanta, unggulnya elektabilitas Erick Thohir tak lepas dari persoalan Piala Dunia U-20 yang batal digelar di Indonesia. Erick yang juga Ketum PSSI diketahui turut melobi FIFA agar tak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia menyusul batalnya negeri ini menggelar Piala Dunia U-20.
Sementara itu, dua bakal cawapres lainnya, yaitu Sandiaga dan RK juga memiliki panggung politik masing-masing yang berdampak positif pada elektabilitas mereka.
Hanta menyebutkan elektabilitas Sandiaga merangkak naik sejak dia diisukan hengkang dari Gerindra ke PPP. Jika Erick Thohir sering disebut oleh PAN, Sandiaga Uno sering disebutkan oleh PPP. “Ridwan Kamil masuk Golkar cukup tinggi juga perolehannya,” tutur Hanta.
Survei Poltracking menggunakan metode multistage random sampling dengan responden 1.220 orang dengan margin of error lebih kurang 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung dengan responden terpilih pada Februari, Maret, April 2023.
Pendamping Siapa?
Dari tiga nama tersebut—Erick, Sandiaga dan RK—salah satu atau bahkan mungkin lebih, agaknya bakal benar-benar menjadi cawapres pendamping capres tertentu.
Seperti diketahui, menyusul langkah PDI Perjuangan yang mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres, bursa bakal cawapres pun menggeliat.
Erick dan Sandiaga adalah dua nama yang sering disebut-sebut oleh beberapa pihak layak untuk menjadi cawapres pendamping entah Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto yang diusung Partai Gerindra.
Tak kurang Presiden Jokowi yang menyebut nama Erick dan Sandiaga, dua dari tujuh nama yang dianggapnya cocok sebagai kandidat cawapres pendamping Ganjar Pranowo.
Baca juga: Babak Penyisihan Pilpres 2024 Segera Usai
Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Qolil Qoumas yang juga Menteri Agama pun senada menyebutkan nama Erick atau Sandiaga layak diduetkan dengan Ganjar Pranowo, mengingat prestasi keduanya tak diragukan lagi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain menjadi menteri, Erick dan Sandiaga sebelumnya dikenal sebagai pengusaha muda muslim sukses yang dinilai bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Akankah dua sosok yang sejak muda berteman dan barengan sekolah di Amerika Serikat itu bakal benar-benar menjadi cawapres untuk dua capres berbeda?

