SOLO (Sketsa.co) — Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menggelar pertemuan dengan sejumlah relawan Jokowi di Rumah Dinas Loji Gandrung, Solo, Jumat sore.
Dalam pertemuan itu, Gibran memberikan arahan terkait dukungan yang mengerucut ke beberapa nama calon presiden, yakni capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
“Nggih (mengerucut pada Ganjar dan Prabowo). Wis (sudah) jelas ya,” kata Gibran kepada wartawan di Loji Gandrung, Jumat (28/4).
Gibran menegaskan tidak ada nama bakal capres yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (Partai Nasdem, Demokrat dan PKS) yakni Anies Baswedan. “Tidak,” tegasnya.
Putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku nantinya akan ada pertemuan lanjutan untuk menentukan satu nama capres yang akan didukung. “Nanti akan ada pertemuan berikutnya. Kita fix-kan satu nama siapa,” ujarnya.
Gibran memastikan keputusan bersama relawan itu konsisten sesuai dengan dukungan yang diberikan Jokowi.
Ditemui para wartawan usai pertemuan, Ahmad Badruttamam, Ketua Sapulidi Nusantara, mengemukakan acara itu merupakan ajang silaturahmi para relawan Jokowi, khususnya yang ada di wilayah Jateng dan Jatim.
“Alhamdulilah, karena masih dalam suasana 1 Syawal 1444 Hijriah, kami bertemu di sini untuk bersilaturahmi dan halalbihalal. Kami adalah relawan yang mulai 2014 dan juga 2019 berjibaku untuk memenangkan Pak Jokowi di pemilu,” ujarnya.
Soal dukungan kepada capres, Ahmad mengatakan para relawan masih menunggu pernyataan langsung arah dukungan Jokowi.
Tak Mengejutkan
Sebenarnya tak ada yang mengejutkan dengan dua nama kandidat capres yang didukung para relawan Jokowi untuk Pilpres 2024, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Betapa tidak? Kedua sosok itu memang dikenal dekat dengan Jokowi dan dianggap bisa dipercaya untuk meneruskan program-program pemerintahan Jokowi saat ini, misalnya yang paling fenomenal adalah proyek pindah ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur.
Baca juga: Saat Erick, Sandiaga dan RK Unggul di Liga Bakal Cawapres
Baik Ganjar maupun Prabowo — siapapun yang pada akhirnya terpilih menjadi presiden berikutnya — diyakini bakal melanjutkan program pembangunan yang sudah dan sedang dirintis pemerintahaan Jokowi.
Tinggal masalahnya, Jokowi rasanya tak mungkin memberikan pemihakan secara berlebihan terhadap sosok Ganjar seraya menafikan sosok Prabowo. Atau sebaliknya.
Namun, patut diperkirakan, Jokowi akan memberikan dukungan lebih kepada Ganjar mengingat yang bersangkutan sesama kader PDI Perjuangan. Jokowi tentu harus memperlihatkan dukungan istimewa kepada sosok Ganjar sebagai wujud kesetiaan dan loyalitas terhadap partai.
Jika Pilpres 2024 pada akhirnya diikuti tiga pasangan capres, yakni Ganjar, Prabowo dan Anies, Jokowi dan para relawannya tentu berharap kalau harus terjadi putaran kedua, yang muncul adalah sosok Ganjar dan Prabowo. Dengan demikian, siapapun yang terpilih, Jokowi dan para relawan pendukugnya tetap merasa nyaman.

