JAKARTA (Sketsa.co) — Partai Nasdem mengaku Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) memang mengajak Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) berdiskusi soal bakal calon wakil presiden (bacawapres) pendamping bakal capres Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Hal itu diungkapkan Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya. Menurutnya, JK mengusulkan sejumlah nama sebagai kandidat cawapres Anies.
Namun Willy menegaskan bahwa nama-nama yang diusulkan JK belum menjadi kesepakatan KPP atau Anies sendiri. “Jadi, ini dalam proses berbelanja nama,” katanya.
Seperti diketahui, JK hadir dalam acara buka puasa bersama DPP Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Sabtu( 25/3). Dalam acara itu, JK tampak duduk satu meja dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
JK sendiri mengaku telah mengusulkan soal nama cawapres kepada Anies Baswedan. “Ada lah (nama cawapres diusulkan) pasti, tergantung Pak Anies saja yang mana,” ujar JK seusai menghadiri buka puasa di Nasdem Tower tersebut.
JK mengaku belum mengetahui siapa tokoh yang akan dipilih Anies untuk menjadi cawapres. Menurutnya, cawapres yang cocok adalah yang paling berpotensi menambah suara untuk kemenangan Anies.
“Cocoknya kalau calon menambah suara dan bekerja sama nanti kalau menang,” katanya seraya membantah dirinya mengusulkan nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk mendampingi Anies. “Belum (mengusung nama Khofifah ke Anies),” ujarnya.
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan usulan Jusuf Kalla soal cawapres menunjukkan bahwa JK ingin Anies memenangkan Pilpres 2024. JK, kata dia, memang sosok yang selalu diperlukan dalam kontestasi pilpres.
“Jadi Pak JK mengusulkan cawapres, bagi saya itu tanda Pak JK sangat berharap Mas Anies menang di pilpres,” kata Mardani, Selasa, (28/3).
Namun, Mardani menyebut bahwa pengusung Anies, yakni Koalisi Perubahan untuk Persatuan, menyerahkan keputusan soal cawapres kepada Anies.
Tokoh NU
Beredar kasak-kusuk, tokoh NU dari Jatim atau Jateng diusulkan sebagai cawapres pendamping Anies, mengingat elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu di dua wilayah provinsi ini relatif kecil.
Seperti diketahui, ketiga partai anggota KPP (Nasdem, Demokrat dan PKS) sepakat memberikan mandat kepada Anies untuk menentukan bakal cawapres pendampingnya.
Baca juga: Pilpres 2024: “Jokowi” Vs Anies Baswedan?
Salah satu nama yang disebut-sebut potensial untuk digandeng Anies adalah Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Selain itu, ada nama-nama lain yang diwacanakan untuk menjadi cawapres Anies, antara lain Khofifah Indar Parawansa dan Sandiaga Uno (Menparekraf sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra).
Dengan sosok sekaliber JK ikut “turun gunung” dalam soal pembahasan kandidat cawapres bagi Anies, tampaknya memang persoalan ini cukup pelik. Namun, biasanya, pelibatan JK akan memudahkan bagi pencarian solusi. Jadi siapa bakal cawapres Anies?

