Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Soal Pernyataan BG “Sebagian Aura Jokowi Pindah ke Prabowo”
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Soal Pernyataan BG “Sebagian Aura Jokowi Pindah ke Prabowo”
Politik

Soal Pernyataan BG “Sebagian Aura Jokowi Pindah ke Prabowo”

BG itu bukan sosok biasa. Menjabat Kepala BIN usai batal dicalonkan sebagai Kapolri gara-gara ditersangkakan KPK era pimpinan Abraham Samad, BG dikenal dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Last updated: Kamis, 23 Maret 2023, 12:57 PM
By Sarjito Hambeng
Share
3 Min Read
Budi Gunawan. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan sekonyong-konyong menyebut sebagian aura Presiden Joko Widodo berpindah ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Menurut BG—sebutan akrab Budi Gunawan—aura tersebut tercermin lantaran Prabowo sering mendampingi Jokowi turun ke masyarakat akhir-akhir ini. Dia menilai Prabowo ketularan kebiasaan Jokowi.

“Sering mendampingi Bapak Presiden, Bapak Jokowi turun, dan pada akhirnya hari ini kita menjumpai beliau berdua di sini,” ujar BG dalam acara peresmian Papua Youth Creative Hub di Jayapura, Selasa (21/3).

“Seluruhnya mulai melihat ada aura. Aura Pak Jokowi sebagian sudah pindah ke Pak Prabowo,” ujarnya yang memicu tawa Jokowi.

Prabowo yang duduk di samping Jokowi tampak tersenyum tersipu dan mengatupkan tangan ke arah Jokowi.

Menurut BG, selama ini Prabowo menganggap Jokowi sebagai guru. “Kita semua mendoakan untuk Pak Prabowo semoga sehat, lancar, dan sukses dalam kontestasi Pemilu 2024,” pungkasnya.

Pernyataan mantan calon Kapolri itu tentu menarik di tengah spekulasi bahwa Jokowi memberi semacam endorsement khusus kepada sosok Prabowo untuk maju dalam pilpres mendatang.

Sosok BG

BG itu bukan sosok biasa. Menjabat Kepala BIN usai batal dicalonkan sebagai Kapolri gara-gara ditersangkakan KPK era pimpinan Abraham Samad, BG dikenal dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pensiunan Komjen Polisi itu pernah menjadi ajudan Megawati saat menjabat Wapres (1999-2001) dan Presiden (2001-2004).

BG lolos dari proses hukum lebih lanjut di KPK karena keabsahan penersangkaan dirinya oleh lembaga antirasuah itu dibatalkan oleh putusan hakim tunggal Sarpin Rizaldi di PN Jakarta Selatan dalam gugatan praperadilan yang diajukan BG.

Meski gagal menjadi calon Kapolri, Presiden Jokowi kemudian menunjuk BG sebagai Kepala BIN pada September 2016. Jabatan itu dipegangnya hingga kini.

Kembali soal pernyataannya tentang “sebagian aura Jokowi pindah ke Prabowo”, tentu ini memiliki signifikansi politik tersendiri di tengah meruyaknya wacana menduetkan Prabowo dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres-cawapres pada pilpres mendatang.

BG tentu tidak sedang bercanda dngan membuat pernyataan seperti itu di muka umum, apalagi di depan Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo yang juga Ketum Partai Gerindra.

Baca juga:

Tren Elektabilitas Terus Menguat Picu Rasa Percaya Diri PDIP Capreskan Ganjar?

Benarkah Pilpres 2024 Hanya akan Diikuti Koalisi Pemerintah dan Oposisi?

Dengan kata lain, pernyataan BG bisa dianggap sebagai bagian dari rangkaian sinyal bahwa kalangan elite di lingkaran utama Presiden Jokowi tampaknya memang seperti bersepakat untuk mendukung pencapresan Prabowo.

Jika sinyalemen itu benar, maka kita sedang menunggu proses konslidasi koalisi di antara partai-partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang dikomandani PDIP—minus Partai Nasdem yang mengambil langkah berbeda—untuk membahas dan pada akrhinya mencapai kesepakatan tentang sosok capres-cawapres yang akan diusung untuk berlaga di Pilpres 2024.

Kalau pada akhirnya Prabowo-Ganjar benar ditetapkan sebagai capres-cawapres koalisi partai pendukung pemerintah, berarti memang titik temu kepentingan partai-partai pendukung pemerintah bermuara pada dua sosok yang dianggap bakal dengan mudah memenangkan pilpres mendatang tersebut.

You Might Also Like

Peluang Prabowo di Pilpres 2029 jika Tanpa Gibran Cawapres

Membaca Ketegangan Naratif Kubu Pro Prabowo Vs Kubu Pro Jokowi

Tafsir Atas Teriakan Lantang Jokowi, “Saya Masih Sanggup…”

Isu Ijazah Palsu Jokowi dan Spekulasi Pilpres 2029

TAGGED: Ajudan Megawati, Autra Jokowi, Budi Gunawan, Kepala BIN, Pindah ke Prabowo
Sarjito Hambeng 23 Maret 2023
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Tren Elektabilitas Terus Menguat Picu Rasa Percaya Diri PDIP Capreskan Ganjar?
Next Article Maju-Mundur Deklarasi Koalisi Perubahan Terbentur Soal Cawapres Anies?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?