JAKARTA (Sketsa.co) — Dua kali terlihat Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo, bergandengan tangan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Kali pertama terkait dengan rangkaian acara pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono di Mangkunegaran, Solo, Desember lalu. Yang kedua, pada Senin (30/1/2023) di Semarang, saat acara pelantikan Wali Kota Semarang.
Selain Wali Kota Solo (Surakarta), Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Jokowi, juga dikenal sebagai kader PDIP. Gibran sendiri menganggap Megawati sudah seperti eyangnya sendiri.
Bagi Megawati, merasa nyaman bergandengan atau manggandeng tangan Gibran ketika berjalan tentu mempunyai makna penting secara psikologis. Bagi sosok seperti Megawati yang dikenal memiliki perasaan yang peka, tentu tak akan mudah bersedia bergandengan atau menggandeng tangan sembarang orang.
Namun, terhadap Gibran, tampaknya memang Megawati punya perhatian spesial. Sebagai pimpinan partai besar di Tanah Air, perhatian istimewa Megawati itu bisa berkonsekuensi politik demikian penting, termasuk membukakan peluang dan kesempatan bagi Gibran dalam meniti karir politiknya. Sebabnya sederhana, Megawati memang tampak berkenan dengan Gibran.
Obrolan Pendukung PDIP
Salah satu skenario yang beredar dan menjadi tema obrolan di antara sebagian pendukung PDIP, Gibran sangat mungkin akan didorong untuk maju dalam pilkada mendatang, kalau bukan Pilgub DKI Jakarta, ya Pilgub Jawa Tengah. Pendek kata, Gibran akan jadi calon gubernur alias nyagub.
Kalau skenario itu benar terjadi, kemungkinan Kaesang, putra bungsu Jokowi, akan didorong untuk maju dalam Pilwakot Surakarta alias nyawalkot. Apalagi sebelumnya, Kaesang telah menyatakan minatnya terjun ke politik, khususnya di eksekutif.
Lalu, bagaimana dengan Ganjar Pranowo? Seturut dengan skenario tersebut, kemungkinan Ganjar akan maju dalam Pilpres 2024 atau nyapres. Atau, Ganjar setidaknya akan didorong untuk maju di Pilgub DKI.
Jika paket skenario politik tersebut benar-benar menjadi kenyataan, maka itu akan menjadi bukti kesekian kalinya bahwa Megawati memang bukan perempuan politisi biasa. Pengaruhnya dalam percaturan politik Indonesia mutakhir nyata masih sangat besar…

