Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!
News

GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!

Dua kasus yang kembali disorot adalah kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib pada 7 September 2004, serta kasus meninggalnya tokoh Papua, Theys Hiyo Eluay, pada 10 November 2001.

Last updated: Sabtu, 21 Maret 2026, 11:08 AM
By Raka Morris
Share
3 Min Read
Munir - Theys
SHARE

JAKARTA – Perbincangan publik terkait isu hak asasi manusia (HAM) kembali mencuat setelah pernyataan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dedi Sitorus, menuai beragam tanggapan dari netizen. Kritik tersebut terutama berkaitan dengan sikap dan pernyataannya dalam menanggapi sejumlah kasus HAM yang tengah menjadi perhatian publik.

Melalui media sosial, Dedi Sitorus diketahui aktif menyuarakan solidaritas dan dukungan terhadap upaya pencarian keadilan, termasuk dalam kasus yang melibatkan aktivis Andre Yunus. Ia juga sempat melontarkan kritik terhadap Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, yang dinilai tidak cukup aktif dalam merespons kasus tersebut.

Namun demikian, sejumlah netizen menilai bahwa pernyataan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan konsistensi dalam melihat persoalan HAM secara menyeluruh. Mereka mempertanyakan sikap Dedi Sitorus yang dinilai belum menyinggung secara mendalam sejumlah kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.

Dua kasus yang kembali disorot adalah kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib pada 7 September 2004, serta kasus meninggalnya tokoh Papua, Theys Hiyo Eluay, pada 10 November 2001. Kedua peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah penegakan HAM di Indonesia dan hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Munir dikenal sebagai salah satu pejuang HAM terkemuka di Indonesia yang meninggal dunia akibat diracun dalam penerbangan menuju Belanda. Sementara itu, Theys Hiyo Eluay merupakan tokoh masyarakat Papua yang meninggal dalam peristiwa yang melibatkan aparat militer pada masa itu.

Netizen menilai bahwa dalam membicarakan isu HAM, penting bagi setiap pihak untuk melihat persoalan secara komprehensif, termasuk dengan mengingat kembali berbagai kasus yang belum terselesaikan secara tuntas. Hal ini dinilai penting guna menjaga konsistensi serta kredibilitas dalam memperjuangkan nilai-nilai hak asasi manusia.

Di sisi lain, terkait kritik terhadap Menteri HAM Natalius Pigai, sejumlah pihak juga mencatat bahwa pemerintah telah memberikan respons awal terhadap kasus Andre Yunus. Menteri HAM disebut telah menyampaikan kecaman serta mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mengungkap pelaku dan motif yang melatarbelakanginya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa isu HAM tetap menjadi perhatian publik yang sensitif dan membutuhkan pendekatan yang objektif, konsisten, serta berbasis fakta. Keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, dinilai penting dalam mendorong penyelesaian kasus-kasus HAM secara adil dan transparan.

Dengan demikian, diskursus mengenai HAM di Indonesia tidak hanya berkutat pada isu-isu terkini, tetapi juga menuntut komitmen untuk menuntaskan berbagai kasus di masa lalu sebagai bagian dari upaya penegakan keadilan yang berkelanjutan.

You Might Also Like

Pink Moon Bakal Menghiasi Langit Indonesia pada 2 April 2026

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Siklon Narelle

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Akhir Januari 2026

BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem di Nusa Tenggara Timur

Raka Morris 21 Maret 2026
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Seputar Paradoks Industri Kripto di Tanah Air
Next Article Fatwa Muhammadiyah tentang Kripto: Tentukan Mana Halal, Mana Haram…
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?