Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Google Ingatkan 2 Miliar Pengguna Gmail: Skema Phishing Canggih Mengincar Data Pribadi
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Google Ingatkan 2 Miliar Pengguna Gmail: Skema Phishing Canggih Mengincar Data Pribadi
NewsTech News

Google Ingatkan 2 Miliar Pengguna Gmail: Skema Phishing Canggih Mengincar Data Pribadi

Last updated: Senin, 28 April 2025, 5:47 PM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
SHARE

JAKARTA: Google baru saja mengeluarkan peringatan darurat kepada lebih dari dua miliar pengguna Gmail di seluruh dunia. Ini menyusul terungkapnya skema phishing terbaru yang berhasil menyusup ke sistem keamanan Gmail dengan metode yang sangat canggih — menggunakan layanan Google sendiri untuk menipu korbannya.

Dalam serangan ini, pelaku memanfaatkan Google Sites untuk membuat tautan palsu yang tampak seperti domain resmi Google. Akibatnya, pengguna yang tidak waspada bisa dengan mudah terkecoh, memasukkan kredensial mereka, dan tanpa sadar menyerahkan data pribadi kepada penipu.

Phishing Menggunakan Infrastruktur Google

Modus berbahaya ini pertama kali diungkapkan oleh Nick Johnson, seorang pengembang dan influencer di dunia kripto. Lewat sebuah utas di platform X (sebelumnya Twitter), Johnson menceritakan pengalamannya nyaris menjadi korban.

Ia menerima e-mail dari “no-reply@google.com“, alamat resmi yang biasa dipakai Google untuk mengirimkan notifikasi penting seperti verifikasi login atau perubahan sandi. E-mail itu mengklaim bahwa akun Johnson terlibat dalam masalah hukum dan memintanya untuk mengklik tautan guna memperoleh informasi lebih lanjut.

Namun, tautan tersebut justru mengarahkan ke laman login palsu yang di-hosting di Google Sites — bukan domain resmi accounts.google.com. Karena tampak begitu meyakinkan dan menggunakan infrastruktur Google, banyak pengguna mungkin tak menyadari perbedaan kecil ini.

Yang membuat serangan ini lebih berbahaya, pesan e-mail berhasil lolos dari sistem keamanan Gmail seperti DKIM (DomainKeys Identified Mail), yang seharusnya menyaring e-mail palsu. Karena dikirim melalui platform Google sendiri, e-mail ini dianggap sah dan masuk ke kotak masuk utama pengguna, bersanding dengan notifikasi resmi lainnya.

Google Bergerak Cepat

Dalam pernyataannya kepada Newsweek, Google mengaku sudah mengetahui adanya serangan ini. Mereka mengungkapkan bahwa serangan ini dilancarkan oleh kelompok peretas bernama Rockfoils.

“Kami telah meluncurkan perlindungan untuk menutup celah ini selama seminggu terakhir,” kata juru bicara Google. Mereka juga memastikan bahwa perlindungan penuh akan segera diterapkan.

Google menegaskan kembali bahwa mereka tidak pernah meminta kata sandi, kode OTP, atau informasi verifikasi melalui e-mail maupun telepon. Jika Anda menerima permintaan seperti itu, besar kemungkinan itu adalah upaya phishing.

Lindungi Akun Anda Sekarang

Google sangat menyarankan semua pengguna untuk segera mengaktifkan autentikasi dua langkah (2FA) atau menggunakan passkey. Ini adalah lapisan perlindungan tambahan yang sangat efektif untuk mengamankan akun, bahkan jika kata sandi Anda sempat dicuri.

Selain itu, berikut beberapa tips penting untuk menghindari phishing:

  • Waspadai e-mail dengan nada mendesak atau mengintimidasi, seperti “Akun Anda akan diblokir segera.”

  • Periksa alamat situs dengan cermat. Situs resmi Google selalu memakai domain accounts.google.com.

  • Jangan langsung klik tautan dari e-mail mencurigakan. Ketik alamat situs secara manual di browser.

  • Gunakan 2FA atau passkey untuk keamanan ekstra.

Dengan maraknya skema penipuan yang semakin canggih, kewaspadaan pengguna menjadi pertahanan utama. Jangan biarkan data pribadi Anda jatuh ke tangan yang salah!

You Might Also Like

Selamat Datang “Ijazah Blockchain”

Pink Moon Bakal Menghiasi Langit Indonesia pada 2 April 2026

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Siklon Narelle

GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!

TAGGED: google keluarkan peringatan darurat, Google Sites, pengguna Gmail seluruh dunia, skema phishing terbaru
M. Khamdi 28 April 2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Update PIP 2025: Dana Cair Mulai 10 April, Ini Cara Cek dan Cairkan Bantuan
Next Article Masa Depan Dunia Kerja: AI Siap Gantikan 60% Pekerjaan, Ini Bidang yang Paling Rentan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN

Latest News

Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
OJK: Pinjol Nunggak Lebih 90 Hari Tidak Otomatis Lunas atau Hangus.
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?