JAKARTA: Kemajuan teknologi yang semakin pesat menuntut mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta solusi inovatif. Universitas Siber Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Cyber University mengambil langkah strategis dalam mengasah pola pikir algoritmik para mahasiswanya melalui mata kuliah Algoritma dan Pemrograman dengan bahasa pemrograman Python.
Mata kuliah ini menjadi fondasi penting bagi mahasiswa semester 1 dalam memahami cara berpikir yang logis, terstruktur, dan sistematis. Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknologi Informasi Cyber University, Dicky Hariyanto, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (27/3/2025) di Jakarta, mengungkapkan bahwa mengajar algoritma dan pemrograman merupakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang.
“Dalam dunia teknologi yang terus berkembang, fondasi dari semua solusi inovatif adalah kemampuan berpikir secara algoritmik. Ini bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi juga pola pikir yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan,” katanya.
Python dipilih sebagai alat utama dalam pembelajaran karena sintaksnya yang sederhana dan fleksibel, serta merupakan bahasa pilihan dalam pengembangan machine learning. Dicky menjelaskan bahwa menguasai Python sejak dini memberikan mahasiswa keunggulan kompetitif dalam industri teknologi yang semakin maju.
“Dengan menguasai Python sejak awal, mahasiswa tidak hanya memahami dasar-dasar pemrograman tetapi juga dipersiapkan untuk menjelajahi dunia machine learning yang berkembang pesat. Ini memberi nilai tambah bagi mereka dalam persaingan industri teknologi di masa depan,” ujar Dicky.
Menurutnya, lulusan yang sukses di era digital adalah mereka yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran algoritma dan pemrograman di Cyber University tidak hanya bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir yang mampu menghadapi tantangan di dunia nyata.
“Kemampuan berpikir secara algoritmik merupakan keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai disiplin ilmu dan sektor industri. Mahasiswa yang mampu memahami konsep ini dengan baik akan lebih siap dalam mengembangkan solusi teknologi yang inovatif dan berdampak luas,” tutup Dicky.
Dengan strategi pengajaran yang adaptif dan berbasis teknologi mutakhir, Cyber University terus berupaya mencetak generasi inovator masa depan yang mampu bersaing di dunia digital yang semakin dinamis.

