JAKARTA: Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu bentuk bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah Indonesia untuk membantu masyarakat kurang mampu. Bansos PKH disalurkan secara bertahap sepanjang tahun, biasanya dimulai pada Januari, Februari, dan Maret.
Penyaluran bantuan sosial ini menggunakan data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Data tersebut diaudit secara berkala untuk memastikan bahwa hanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang benar-benar membutuhkan yang menerima bantuan ini. Jika seorang penerima dinilai sudah tidak layak, bantuan akan dihentikan.
Berikut adalah panduan lengkap cara cek status penerimaan bansos PKH melalui HP.
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP
1. Melalui Website Resmi
Mengecek status bansos PKH dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos dengan langkah-langkah berikut:
- Buka browser di HP, misalnya Google Chrome.
- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah penerima manfaat (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa).
- Masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data.”
Jika terdaftar sebagai penerima bansos PKH 2024, data Anda akan muncul di layar.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, Anda juga dapat mengecek status penerimaan bansos melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store. Berikut caranya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di HP berbasis Android.
- Setelah aplikasi terpasang, klik opsi “Buat Akun Baru.”
- Masukkan informasi data diri, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), dan alamat sesuai KTP.
- Unggah foto atau hasil pemindaian KTP dan foto diri sambil memegang KTP.
- Klik “Buat Akun Baru” untuk menyelesaikan proses pendaftaran.
Setelah data diverifikasi oleh Kemensos, Anda akan mendapatkan user ID yang bisa digunakan untuk mengakses aplikasi. Selanjutnya:
- Masuk ke halaman utama aplikasi.
- Pilih opsi “Cek Bansos.”
- Masukkan data diri sesuai KTP, lalu klik “Cari Data.”
Sistem akan menampilkan informasi terkait status penerimaan PKH Anda.
Besaran Bansos PKH 2025
Selain cara pengecekan, penting juga untuk mengetahui nominal bantuan yang diterima oleh masing-masing kategori KPM. Berikut adalah rincian besaran bansos PKH 2025:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun).
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun).
- Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000 per tahun).
- Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA): Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000 per tahun).
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun).
- Lansia (di atas 60 tahun): Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun).
Selain itu, KPM juga akan menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Dengan kemudahan akses melalui HP, masyarakat kini bisa lebih mudah memastikan status penerimaan bansos PKH mereka dan mengetahui hak yang diterima. Pastikan data yang diinput sesuai dengan identitas resmi agar proses verifikasi berjalan lancar.

