JAKARTA (Sketsa.co) — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas mengumumkan bahwa pada tahun 2024, aparatur sipil negara (ASN) dari 40 kementerian dan lembaga akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain itu, sebanyak 5.716 personel dari TNI dan Polri juga akan ikut pindah pada tahun yang sama, ungkapnya di Istana Kepresidenan, Senin (12/6).
Menurut Menpan-RB, pemerintah telah menyiapkan skema pemindahan ASN dengan sebaik mungkin. Tahap pertama pemindahan, yang akan dilaksanakan pada tahun 2024, melibatkan sekitar 16.990 orang, terdiri dari 11.274 ASN dari 40 kementerian dan lembaga, serta 5.716 personel dari TNI dan Polri.
Pada kunjungannya ke IKN, 10 Juni 2023, Anas menyatakan bahwa perkembangan pembangunan di IKN berjalan dengan baik. Hal ini diharapkan dapat mendukung target pemerintah dalam pemindahan ibu kota dan pemindahan ASN, TNI, dan Polri pada tahap awal tahun 2024.
Sejalan dengan rencana tersebut, pemerintah akan membangun sarana olahraga, ruang terbuka hijau, apartemen, danau, dan fasilitas lainnya di IKN.
Selain itu, akan ada dukungan untuk pendidikan dan fasilitas rumah sakit yang berkualitas. Tujuannya adalah agar semua orang yang berada di IKN, termasuk ASN, dapat bekerja dengan nyaman dan optimal.
Baca juga: Catat! Rekrutmen 1 Juta CPNS Dibuka September 2023
Anas juga mendorong percepatan pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) di IKN. Pembentukan MPP ini bertujuan untuk mempermudah pelayanan publik bagi masyarakat.
Kementerian PAN-RB siap membantu dan mendukung integrasi layanan publik melalui MPP agar pelayanan publik menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Anas berharap agar MPP, khususnya MPP Digital, dapat segera hadir di IKN.
Empat Tahap
Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menjelaskan bahwa progres pembangunan IKN telah mencapai 29,27%. Proses pembentukan IKN melibatkan empat tahap, yaitu persiapan, pembangunan, pemindahan, dan penyelenggaraan pemerintahan.
“Penyelenggaraan pemerintahan tahun depan akan dimulai setelah ibu kota dipindahkan dari Jakarta ke Penajam Paser Utara melalui Keppres. Saat ini, kami sedang merancang pembagian wilayah untuk pemerintahan dan menggagas untuk memperkuat peran otorita,” ujar Thomas.

