JAKARTA: Superstar Fitness, salah satu tempat kebugaran di Jakarta dan sekitarnya, tiba-tiba menutup seluruh cabangnya tanpa pemberitahuan sebelumnya. Keputusan mendadak ini membuat para anggota merasa dirugikan karena mereka tidak lagi memiliki akses ke fasilitas olahraga yang telah mereka bayar. Dalam unggahan Instagram @superstarfitness.indonesia, pihak manajemen mengumumkan bahwa penutupan ini berlaku untuk semua cabang hingga waktu yang belum ditentukan. Mereka meminta maaf kepada para anggota atas ketidaknyamanan ini dan berjanji untuk mencari solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan para anggota selama periode penutupan.
Alasan di balik penutupan ini adalah kebangkrutan atau pailit yang dialami oleh Superstar Fitness. PT Cipta Usaha Amerta Nusantara, perusahaan induk dari Superstar Fitness, telah mengajukan permohonan pailit di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 31 Oktober 2024 dengan nomor perkara 45/Pdt.Sus.Pailit/2024/PN Niaga Jkt.Pst. Situasi ini membuat banyak anggota merasa kecewa, terutama mereka yang telah membayar biaya keanggotaan dalam jumlah besar dan dalam jangka panjang.
Selain itu, beberapa anggota mengungkapkan kekecewaan di media sosial, merasa bahwa investasi mereka di tempat kebugaran tersebut kini sia-sia. Pihak manajemen Superstar Fitness berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini, namun belum ada kejelasan mengenai langkah konkret yang akan diambil untuk mengganti kerugian para anggota. Sementara itu, para anggota berharap adanya solusi yang adil, mengingat biaya yang telah dikeluarkan untuk keanggotaan yang tak dapat digunakan lagi.

