Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Gen Z vs Milenial: Bedanya Gaya Pikir Soal Uang dan Masa Depan
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Gen Z vs Milenial: Bedanya Gaya Pikir Soal Uang dan Masa Depan
LifestyleNews

Gen Z vs Milenial: Bedanya Gaya Pikir Soal Uang dan Masa Depan

Last updated: Rabu, 23 Juli 2025, 5:38 PM
By M. Khamdi
Share
4 Min Read
SHARE

JAKARTA: Dunia keuangan hari ini bukan cuma soal angka dan laporan keuangan, tapi juga soal cara berpikir. Perbedaan zaman, teknologi, dan pengalaman hidup ternyata bikin setiap generasi punya cara sendiri dalam mengelola uang. Dua generasi yang paling sering dibandingkan adalah Generasi Z dan Milenial. Walau selisih usia mereka tak terlalu jauh, pola pikir mereka soal uang ternyata sangat berbeda.

Gen Z—yang lahir sekitar 1997 hingga 2012—tumbuh di tengah derasnya arus digital. Mereka lahir saat media sosial, e-commerce, dan aplikasi keuangan sudah jadi bagian dari hidup sehari-hari. Sementara Milenial (lahir 1981–1996) tumbuh saat internet masih baru dan stabilitas kerja jadi impian banyak orang.

Lantas, di mana saja perbedaan pola pikir finansial mereka?

1. Melek Investasi Sejak Remaja

Gen Z jauh lebih cepat mengenal investasi. Bahkan sebelum punya penghasilan tetap, banyak dari mereka sudah menjajal saham, reksa dana, hingga kripto. Platform digital memudahkan mereka untuk belajar dan langsung praktik. Meski terkadang kurang memahami risiko secara menyeluruh, keberanian mereka dalam mencoba cukup patut diacungi jempol.

Sebaliknya, Milenial cenderung lebih konservatif. Banyak dari mereka baru mulai berinvestasi setelah punya pekerjaan tetap atau sudah menikah. Prinsip “main aman” jadi kunci, walau artinya mereka agak terlambat masuk ke dunia investasi dibanding adik-adik Gen Z.

2. Gaya Belanja: Ikuti Hati atau Logika?

Media sosial sangat memengaruhi keputusan belanja Gen Z. Influencer, tren viral, dan review online bisa membuat mereka mengeluarkan uang tanpa pikir panjang. Impulsif? Kadang. Tapi mereka juga cepat belajar dari kesalahan dan mencari tips finansial lewat YouTube atau TikTok.

Milenial lebih realistis. Mereka beli sesuatu karena butuh, bukan karena sedang tren. Kenyamanan dan kualitas jadi prioritas. Mereka juga lebih loyal pada brand yang sudah terbukti bagus, dan tak segan menahan diri kalau merasa harganya belum sepadan.

3. Mencari Uang: Gaji Tetap vs Banyak Cuan

Buat Gen Z, punya banyak sumber penghasilan itu normal. Dari jadi content creator, jualan online, freelance, sampai ikut program afiliasi, semua dijalani paralel. Dunia digital membuka peluang tanpa batas.

Sementara Milenial lebih akrab dengan sistem kerja 9-to-5 dan mengejar jenjang karier di satu perusahaan. Meskipun kini banyak juga yang mulai mencoba bisnis sampingan, mindset stabil dan aman masih cukup kuat tertanam.

4. Rencana Masa Depan: Rumah atau Kebebasan?

Milenial biasanya lebih terstruktur soal masa depan. Mereka mikir soal beli rumah, dana pensiun, dan proteksi asuransi. Banyak yang mulai pakai jasa financial planner untuk mengatur portofolio investasi mereka.

Sebaliknya, Gen Z lebih menikmati hidup hari ini. Mereka lebih fokus ke tujuan jangka pendek—liburan, gadget, atau usaha kecil. Kepemilikan rumah? Masih jauh dari prioritas. Buat mereka, fleksibilitas dan kebebasan lebih penting dari sekadar “mapan”.

Setiap generasi punya cara masing-masing dalam menjalani hidup dan mengelola uang. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk—semua tergantung konteks, nilai, dan kebutuhan. Justru dengan saling memahami perbedaan ini, kita bisa belajar satu sama lain dan jadi lebih bijak dalam urusan finansial.

You Might Also Like

Pink Moon Bakal Menghiasi Langit Indonesia pada 2 April 2026

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Siklon Narelle

GAK ADA REM! Dedi Sitorus Ngomong HAM, Netizen Balik “Hajar”: Munir dan Theys Mana?!

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Akhir Januari 2026

TAGGED: gaya pikir gen z, gen z vs milenial, perilaku gen z soal uang, rencana masa depan
M. Khamdi 23 Juli 2025
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Hati-Hati di Dunia Maya: Kenali Ciri-Ciri Situs Web Penipuan Sebelum Terlambat
Next Article Bappenas Buka Lowongan Asisten Analis Ekonomi Makro, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?