Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: IFW Desak Kebocoran Dana Proyek Strategis Nasional Diusut
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » IFW Desak Kebocoran Dana Proyek Strategis Nasional Diusut
HukumKeuangan

IFW Desak Kebocoran Dana Proyek Strategis Nasional Diusut

Indonesia Financial Watch (IFW) mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan kebocoran dana proyek strategis nasional (PSN) yang mengalir ke kantong aparatur sipil negara (ASN) dan politisi.

Last updated: Sabtu, 13 Januari 2024, 5:49 PM
By Sarjito Hambeng
Share
3 Min Read
Koordinator Indonesia Financial Watch (IFW) Abraham Runga Mali. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA (Sketsa.co) — Indonesia Financial Watch (IFW) mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan kebocoran dana proyek strategis nasional (PSN) yang mengalir ke kantong aparatur sipil negara (ASN) dan politisi.

Abraham Runga Mali, Koordinator IFW, mengatakan dugaan kebocoran dana PSN dengan nilai setara ratusan triliun rupiah ke oknum ASN dan politisi mesti diusut tuntas oleh penegak hukum.

“Aparat penegak hukum harus proaktif menindaklanjuti temuan dugaan kebocoran dana PSN ke ASN dan politisi tersebut. Temuan PPATK itu mengindikasikan permainan duit proyek secara ugal-ugalan,” tegas Abraham Runga kepada sketsa.co, Sabtu (13/1).

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencurigai adanya dana hasil tindak pidana korupsi yang mengalir ke kantong ASN dan politisi selama tahun 2023, terutama terkait proyek strategis nasional (PSN).

Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK, mengungkapkan di Jakarta, Rabu (10/1), bahwa sekitar 36,81% dari total dana PSN masuk ke rekening subkontraktor untuk kegiatan operasional pembangunan, sementara 36,67% tidak digunakan untuk pembangunan proyek, melainkan untuk kepentingan pribadi.

Menurut Ivan, transaksi yang tidak terkait dengan pembangunan proyek teridentifikasi mengalir ke pihak dengan profil seperti ASN dan politisi, yang kemudian digunakan untuk membeli aset dan diinvestasikan ke sejumlah instrumen.

Namun, belum diungkapkan proyek-proyek mana yang terlibat dalam pengaliran dana ke kantong ASN dan politikus.

Baca juga: Benarkah ‘Rumus’ Runner-Up Akan Terpilih Berlaku di Pilpres 2024?

Plt. Deputi Bidang Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, menyatakan bahwa beberapa kasus yang teridentifikasi telah ditangani oleh penegak hukum.

Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) yang dipaparkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (10/1), pemerintah telah menyelesaikan sebanyak 190 PSN dengan total nilai investasi mencapai Rp1.515,4 triliun. Merujuk temuan PPATK, artinya dana PSN yang masuk ke kantong ASN dan politisi mencapai Rp510,23 triliun.

Bukan Hal Baru

Ronny P. Sasmita, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), mengatakan fenomena kebocoran dana PSN tersebut tidak baru dan terkait dengan tingginya incremental capital output ratio (ICOR) di Indonesia.

Menurut dia, masalah pungli dan korupsi sebagai penyebab mahalnya biaya investasi di Indonesia.

Ronny menyarankan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit keuangan PSN secara tegas dan jujur. Jika ditemukan penyimpangan, lembaga penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejaksaan, dan kepolisian harus turun tangan tanpa pandang bulu.

You Might Also Like

Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Kasus Korupsi Tambang di Kalimantan Tengah

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

Pengacara Nadiem Sayangkan Perhitungan Kerugian Negara Kasus Korupsi Chromebook Berubah

MAKI: Pencabutan Status Cekal Victor Hartono Mengusik Rasa Keadilan

TAGGED: Abraham Runga Mali, aliran dana ke ASN dan politisi, ASN, dana PSN 2023, IFW, Indonesia Financial Watch, PPATK
Sarjito Hambeng 13 Januari 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Benarkah ‘Rumus’ Runner-Up Akan Terpilih Berlaku di Pilpres 2024?
Next Article Tantangan Menyatukan Kekuatan 01 dan 03 di ‘Akar Rumput’
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?