WASHINTON DC: Presiden AS terpilih, Donald Trump, mengumumkan penunjukan Pete Hegseth, pembawa acara Fox News sekaligus veteran Angkatan Darat AS, sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinetnya. Trump menyatakan bahwa kehadiran Hegseth akan memperkuat militer AS dan memastikan bahwa Amerika tidak akan mundur dari tantangan global. “Musuh Amerika harus waspada. Militer kita akan menjadi hebat kembali,” ujar Trump seperti dilaporkan AFP.
Hegseth memiliki pengalaman panjang di bidang militer, termasuk penugasan di Afghanistan dan Irak. Selama bertahun-tahun, ia juga menjadi penasihat informal bagi Trump, baik saat Trump menjabat sebagai presiden maupun setelahnya. Meski sebelumnya dipertimbangkan untuk berbagai posisi di pemerintahan pertama Trump, Hegseth baru kali ini resmi ditunjuk. Trump memuji Hegseth sebagai sosok tangguh, cerdas, dan pendukung kuat prinsip America First.
Selain menunjuk Hegseth, Trump juga mengumumkan Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah. Musk akan bekerja sama dengan Vivek Ramaswamy, seorang pengusaha Amerika, untuk membongkar birokrasi, memangkas pengeluaran tidak efisien, serta merestrukturisasi badan-badan federal. “Bersama, mereka akan membantu membentuk pemerintahan yang efisien dan berfokus pada gerakan ‘Save America’,” kata Trump.
Pengumuman ini melengkapi langkah Trump dalam mengisi kabinetnya dengan sosok-sosok kunci yang dianggap mampu menjalankan visi pemerintahannya. Selain Hegseth dan Musk, Trump juga menunjuk sejumlah pejabat lain, termasuk Mike Huckabee sebagai Duta Besar AS untuk Israel dan Elise Stefanik sebagai Duta Besar AS untuk PBB.

