Sketsa.co
  • News
  • Ekonomi Bisnis
  • Historia
  • Lowongan Kerja
  • Event
  • Finansial
  • Internasional
  • Obituari
  • Opini
Reading: Kapolrestabes Semarang Minta Maaf atas Insiden Penembakan Gamma: Siap Bertanggung Jawab dan Dievaluasi
Share
Aa
Aa
Sketsa.co
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
Search
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Tech News
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2023 Raka. All Rights Reserved.
Home » Blog » Kapolrestabes Semarang Minta Maaf atas Insiden Penembakan Gamma: Siap Bertanggung Jawab dan Dievaluasi
HukumNewsPublik

Kapolrestabes Semarang Minta Maaf atas Insiden Penembakan Gamma: Siap Bertanggung Jawab dan Dievaluasi

Last updated: Selasa, 3 Desember 2024, 11:47 AM
By M. Khamdi
Share
3 Min Read
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar. (Foto/Istimewa)
SHARE

JAKARTA: Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Polisi Irwan Anwar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait insiden penembakan siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynanta Oktafandy, oleh salah satu anak buahnya, Brigadir R. Permintaan maaf ini disampaikan Irwan saat menghadiri pemanggilan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (3/12/2024).

“Atas nama Polrestabes Semarang, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya warga Semarang, dan terutama kepada keluarga besar almarhum Gamma,” ujar Irwan. Ia menyampaikan rasa duka cita mendalam atas peristiwa tersebut yang menunjukkan kurangnya profesionalitas dari anggotanya.

Irwan menyoroti kelalaian Brigadir R yang bertindak tidak sesuai dengan prinsip penggunaan kekuatan, termasuk penilaian situasi dan penggunaan senjata api. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut mencerminkan pelanggaran serius dalam standar operasional yang seharusnya dijunjung tinggi oleh aparat kepolisian.

“Atas tindakan anggota saya yang mengabaikan prinsip-prinsip penggunaan kekuatan, teledor dalam menggunakan senjata api, dan melakukan tindakan berlebihan, kami menyatakan penyesalan yang mendalam,” ungkap Irwan.

Irwan juga menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas tindakan anggotanya. Ia menyatakan siap untuk dievaluasi serta menerima konsekuensi atas insiden yang mencoreng nama baik institusinya.

“Sebagai pimpinan, saya sepenuhnya bertanggung jawab atas peristiwa ini. Saya siap dievaluasi dan menerima konsekuensi apa pun sebagai bentuk akuntabilitas,” tegasnya.

Kronologi Insiden

Insiden penembakan ini terjadi pada Minggu, 24 November 2024, dini hari di depan Alfamart Candi Penataran Raya, Ngaliyan, Kota Semarang. Gamma, seorang siswa kelas 11 Teknik Mesin di SMKN 4 Semarang, ditembak di bagian pinggul oleh Aipda RZ, yang mengaku melakukan tindakan itu karena merasa diserang oleh korban.

Namun, tindakan represif yang dilakukan oleh Aipda RZ kini tengah menjadi sorotan. Setelah insiden tersebut, Aipda RZ langsung ditahan oleh Pengamanan Internal (Paminal) Propam Polda Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Gamma sendiri dikenal sebagai siswa yang baik, berprestasi, dan memiliki reputasi positif di sekolahnya. Kepergiannya akibat insiden ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan komunitas sekolah.

Irwan memastikan bahwa pihaknya akan mendukung proses hukum terhadap Aipda RZ. Ia menekankan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap anggotanya yang melanggar aturan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi aparat kepolisian untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan kekuatan dan senjata api. Selain itu, evaluasi terhadap prosedur operasional dan pelatihan anggota dinilai menjadi hal mendesak agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Dengan adanya pernyataan maaf dan komitmen untuk bertanggung jawab, publik berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran penting bagi institusi kepolisian dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

You Might Also Like

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang

Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Kasus Korupsi Tambang di Kalimantan Tengah

Pink Moon Bakal Menghiasi Langit Indonesia pada 2 April 2026

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Siklon Narelle

TAGGED: Aipda Robig, Gamma Rizkynanta Oktafandy, Kapolrestabes Semarang, Siswa SMKN4 Semarang
M. Khamdi 3 Desember 2024
Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article 3 Desember Hari Disabilitas Internasional 2024: Perayaan Kesetaraan di Taman Ismail Marzuki
Next Article Terungkap Mega-Tsunami Greenland 2023 sebagai Dampak Krisis Iklim Global
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular Articles

Latest News

Pindah KTP Antar-Provinsi Sekarang Lebih Gampang
Syarat Pelamar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Selamat Datang “Ijazah Blockchain”
Apa Kabar Industri Kripto Iran
SuarNews.com
- Advertisement -
Sketsa.co
Follow US

© 2022 Raka Design Company. All Rights Reserved.

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Redaksi

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?